Konflik Keraton Solo
Tedjowulan 'Tembus' Keraton Setelah Konflik 8 Tahun
KGPH Panembahan Agung Tedjowulan masuk ke dalam Keraton Kasunanan Surakarta dikawal pengikut setianya
Penulis: Ikrob Didik Irawan |
TRIBUNJOGJA.COM
,
SOLO - Untuk kali pertama, KGPH Panembahan Agung Tedjowulan masuk ke
dalam Keraton Kasunanan Surakarta. Tedjowulan masuk ke keraton bersama
para pengikut setianya saat masih memimpin Istana Badran ketika
mengangkat dirinya sebagai PB XIII.
Tedjowulan bersama para pengikutnya berangkat menuju keraton dari Sasana
Mulya, depan Sasana Putra. Mahapatih PB XIII Hangabehi ini berjalan
kaki memimpin sekitar seribuan pengikutnya. Ia didampingi oleh
Kapolresta Solo Kombes Pol Asjima'in yang terlihat memberikan instruksi
pengamanan pada jajarannya.
Saat tiba di Korikamandoengan, sekitar pukul 10.00, pintu masuk utama
keraton itu masih tertutup rapat terkunci dari dalam.
"Ini Kapolres.
Tolong pintunya dibuka, rombongan Tedjowulan mau masuk," kata Kapolres
sambil mengetuk pintu beberapa kali. Tak sampai satu menit, pintu
kemudian dibuka.
Tampak menyambut KGPH Mangkubumi, putra PB XIII Hangabehi. Kemudian
disusul KP Eddy Wirabhumi, Ketua Eksekutif Lembaga Hukum Keraton
Kasunanan Surakarta. Eddy dan Mangkubumi bergantian menyalami dan
memeluk Tedjowulan. Tak lama, mereka pun masuk bersama-sama ke dalam
keraton. (*)