Satu Abad HB IX

Sultan : Marzuki Ali Tak Paham Sejarah

politisi Partai Demokrat tersebut tak paham sejarah.

Penulis: Hendy Kurniawan | Editor: Iwan Al Khasni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Hendy Kurniawan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Komentar Ketua DPR RI Marzuki Ali bahwa pihaknya sulit memenuhi keinginan keistimewaan DIY karena khawatir akan banyak daerah menginginkan hal sama, dinilai Gubernur DIY Sri Sultan HB X, bahwa politisi Partai Demokrat tersebut tak paham sejarah.


"Kalau Pak Marzuki berkata seperti itu berarti dia tidak paham sejarah. Sebab, keistimewaan bukanlah permintaan sekarang ini. Sejak Indonesia merdeka tahun 1945, keistimewaan sudah melekat pada Yogya," ujar Sultan di Kepatihan, Rabu (13/6/2012).


Sedangkan koordinator elemen masyarakat pro penetapan, Keris Jati, KH Abdul Muhaimin, menyatakan jika apa yang diutarakan Marzuki Ali tidak berdasar. Sebab, semua daerah di Indonesia sudah mengetahui posisi keistimewaan DIY.


"Daerah lain kan mendukung keistimewaan DIY dan tidak akan meri (iri-red). Komentar (Marzuki Ali) itu ngawur," tuturnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved