Bocah Tenggelam
Korban Tenggelam di Goa Pindul Ternyata Anak Kembar
kakak kembarnya Yoga Haris Kurniawan meninggal akibat tenggelam di Banyumoto
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Iwan Al Khasni
Ia juga mengaku tak ada firasat apapun sebelumnya terkait tenggelamnya kakaknya. "Saya tidak merasa apa-apa. Tak ada firasat apapun, " kata Yogi yang ikut menyaksikan pencarian korban di Kompleks Gua Pindul.
Ia datang bersama dengan kerabatnya, Kasiyem (42) yang berasal dari Gading, Playen. Saat itu Yogi juga tak banyak bercerita tentang kepergian saudara kembarnya tersebut. Namun, ia mengakui bahwa pertalian batin antara kakaknya dengannya. "Dia suka main bola, saya juga. Tapi tadi dia berangkat bersama dengan teman-teman lainnya," jelasnya.
Sementara, Kasiyem, Nenek ponakan Yoga, mengaku kaget dengan kabar itu. Ia juga menjelaskan seluruh keluarga sempat pingsan dengan kejadian itu. "Apalagi orang tuanya mas. Kasihan," ungkapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, dua bocah tenggelam, saat hendak bermain air di sekitar Banyumoto, yang berada di depan kompleks gua Pindul, Dusun Gelaran, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo tenggelam, Minggu(13/5/2012) siang.
Korban bernama Yoga haris (15) dan Andi subroto (15), keduanya merupakan warga Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari. Diduga, kedua siswa kelas 3 SMP, tenggelam di mulut Goa Pindul yang memiliki kedalaman sekitar lima hingga delapan meter, karena tidak bisa berenang. Kedua korban tenggelam sekitar pukul 10.15 saat berenang. (TRIBUNJOGJA.COM)