Rampok Emas
Perampok Bersenpi Cilacap Gasak Delapan Kilo Emas
dua orang perampok langsung menyekap satpam toko sebelum menggasak sejumlah emas yang berada di etalase
Penulis: Susilo Wahid Nugroho | Editor: Iwan Al Khasni
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun pemilik toko masih syok dan belum bisa dimintai keterangan.
Kejadian bermula pada pukul 8.30. Saat itu toko emas sudah buka namun suasana sekitar masih sepi. Tiba-tiba ada empat orang yang saling berboncengan mengendari dua sepeda motor datang dari arah timur. Kesemuanya membawa senjata api (senpi).
Dari informasi yang dihimpun Tribun Jogja, dua orang perampok langsung menyekap satpam toko sebelum menggasak sejumlah emas yang berada di etalase. Sementara itu satu perampok berjaga di dekat motor sedangkan satu perampok mondar-mandir di depan toko sambil melepas tembakan ke arah atas.
"Perampok yang di luar toko langsung menembakkan senjata ke arah atas, sesekali mereka mngarahkan senjata ke arah samping untuk menakuti warga, bahkan ia sempat menembakkan senapan ke arah toko kelontong dan warung bensin," kata saksi mata, Muhdiono.
Pemilik toko kelontong dan warung bensin, Eli Yuanita mengatakan bahwa saat itu ia belum membuka toko. Alasannya hari itu bukan hari 'pasaran', jadi suasana tidak ramai. Akibat tembakkan tersebut, kaca toko miliknya pecah.
"Kotak yang biasa yang gunakan jualan es kena tembakan dan kaca di warung saya juga pecah kena tembakan, untung saja saya belum buka," kata Eli.
Karena perampok menembakkan senjata ke arah samping, warga yang berada di sekitar lokasi tidak berani mendekat. Namun beberapa pegawai toko nekad melempari perampok dengan pot bunga dari atas toko.
"Teman-teman saya sempat melempari perampok dengan pot dari atas toko, lalu seorang perampok yang berada di depan toko menembakkan senjata ke arah teman-teman saya itu, untung mereka bisa menghindar," kata Tarno, salah satu penjaga toko.
Kejadian tersebut berlangsung singkat, yaitu hanya sekitar sepuluh menit. Setelah berhasil menggasak emas, keempat perampok langsung melarikan diri kembali ke arah timur. (TRIBUNJOGJA.COM)