Rampok Emas
Polisi Selidiki Keterkaitan dengan Rampok Emas Boyolali
perampokan Toko Emas Semar yang terjadi di Pasar Matesih adalah yang kali pertama
Tayang:
Penulis: Ikrob Didik Irawan | Editor: Iwan Al Khasni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Ikrob Didik Irawan
TRIBUNJOGJA.COM, SOLO - Kapolsek Matesih AKP Hery Ekanto yang mewakili Kapolres Karanganyar AKPB Nazirwan Adjie Wibowo mengatakan, aksi perampokan Toko Emas Semar yang terjadi di Pasar Matesih adalah yang kali pertama. Perampok berhasil membawa emas seberat 1,1 kilogram.
“Dalam aksinya, perampok menggasak 5 tepak (blok) emas yang dipajang di balik etalase kaca yang dipecah. Karena cepat-cepat, mengambilnya secara acak, tidak seluruhnya,” katanya, Selasa, (24/4/2012).
Meski belum dapat dirinci berapa jumlah persis barang berharga yang digondol, namun seluruh emas tersebut rata-rata memiliki kadar antara 18 sampai 20 karat.
Pihak kepolisian sejauh ini juga belum bisa menyimpulkan apakah kawanan perampok di Pasar Matesih ini memiliki keterkaitan dengan insiden serupa yang terjadi di Boyolali pada Minggu kemarin (22/4).
“Senpi yang digunakan asli atau tidak, tergolong jenis apa, masih akan kita selidiki lebih lanjut. Masih kita dalami apa ada kaitanya dengan parampokan di Boyolali,” katanya.
Sebelumnya, toko emas Dadi Luwes, Dukuh Kacangan RT 003/RW 001, Desa Kacangan, Andong, Boyolali, juga dirampok oleh pria bersenjata api. Sebanyak emas sekitar 3 kilogram berhasil dibawa kabur. Aparat Polres Boyolali sejauh ini belum berhasil menangkap pelaku dan masih melakukan pengejaran.
“Pasca peristiwa ini, kita akan melakukan peningkatan pengamanan,” kata Hery. (TRIBUNJOGJA.COM)