Angin Kencang

Warga Diminta Melapor ke BPBD

Satu pohon dengan panjang 10 meter dan satu pohon jati lainnya ikut ditebang warga agar tidak menimbulkan menimpa rumah yang lain.

Tayang:
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Iwan Al Khasni
Laporan Reporter Tribunjogja,com/Agung Ismianto

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL -  Beberapa warga kerja bakti untuk memperbaiki rumah kayu milik Zuhdi, Kamis (12/4) yang dirumahnya tertimpa pohon usai angin kencang melanda Gunungkidul. 

Pantauan Tribun Jogja, satu pohon dengan panjang 10 meter dan satu pohon jati lainnya ikut ditebang warga agar tidak menimbulkan menimpa rumah yang lain. 

Kasi Tanggap Darurat dan Logistik BPBD Gunungkidul Sutaryono menjelaskan, pihaknya belum menerima laporan dari masyarakat ada korban lain pada saat angin kencang terjadi. 

Ia mengingatkan agar warga terus melaporkan melalui perangkat komunikasi agar dapat ditindak lanjuti dengan sigap dan cepat. 

"Sekarang sudah ada BPBD, masyarakat sebaiknya segera melaporkan. Sehingga kami bisa tanggap darurat," jelasnya.

Angin Kencang masih terus mengancam warga di Gunungkidul. Akibat hembusan angin kencang tersebut, sebuah pohon jati berusia sekitar 30 tahun roboh dan menghancurkan rumah milik Zuhdi (45) warga RT 03/RW 01, dusun Gubugrubuh, Desa Getas, Kecamatan Playen. Meski tidak ada korban jiwa namun hampir sebagian rumah Zuhdi dipastikan rusak dan terpaksa harus dibongkar.

Peristiwa tersebut terjadi Rabu (11/4/2012) sore. Kejadian tersebut, cukup mengejutkan masyarakat sekitar. Termasuk rumah keluarga Zuhdi yang mengalami kerusakan di bagian belakang rumah, termasuk dapur juga mengalami rusak parah. (*). (TRIBUNJOGJA.COM)
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved