Fanny Habibie Dimakamkan Nanti Sore di Tanah Kusir

JE Habibie meninggalkan seorang istri, drg Miriam, dan tiga putra, yakni Moch Tauchid, Moch Syahrullah, dan Moch Bacharuddin.

Tayang:
Editor: jun
TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Mantan Dirjen Perhubungan Laut, Junus Effendy Habibie, yang juga dikenal sebagai pemerhati maritim, meninggal pada Senin (12/3/2012) pagi ini. Sebelum menjadi duta besar di Negeri Belanda dan Kerajaan Inggris, sebagian besar karier pria kelahiran Kota Parepare, Sulawesi Selatan, 11 Juni 1937, itu memang difokuskan di dunia maritim.

"Almarhum akan dimakamkan di Tanah Kusir setelah salat azar," kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Bambang S Ervan, Senin ini. Rumah duka, lanjutnya, berlokasi di Jalan Prapanca Buntu Nomor 39 C.

JE Habibie meninggalkan seorang istri, drg Miriam, dan tiga putra, yakni Moch Tauchid, Moch Syahrullah, dan Moch Bacharuddin.  Ia sempat dirawat di Rumah Sakit Harapan Kita selama 16 hari karena penyakit jantung.

Dalam perjalanan hidupnya, JE Habibie yang juga akrab disapa Fanny Habibie, lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL), Surabaya (1961), mengenyam banyak pendidikan dalam dunia kelautan, di antaranya Staff-V (Planning) Cours United States Marine Corps, Coronado, California, AS (1964), Instructor Course United States Naval Trining Centre, San Diego, California, AS (1964), Planning Course and Instructor Course US Navy, California, AS (1964), International Seminar on Port Management, Delfi, Nederland (1974), dan International Seminar on Port and Harbour, Singapore (1976).

Karier terakhir adik kandung mantan Presidren BJ Habibie ini adalah Duta Besar RI untuk Kerajaan Belanda (2006), Penasihat Senior Pimpinan Otorita Pengembangan Pulau Batam (2000), Maritime Continent Institute Chairman (MCI) The Habibie Center (1999), Ketua Otorita Batam (1998), dan Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Inggris merangkap Republik Irlandia (1993-1996).

Dalam karier birokratnya, terakhir JE Habibie menjabat sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Laut (1984 1991), Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (1978-1984), Administrator Pelabuhan Tanjungpriok, Jakarta (1972-1978), bahkan menapak dari Asisten Keamanan Administrator Pelabuhan (Adpel) Tanjungpriok, Jakarta (1969-1970).

Fanny juga pernah duduk sebagai anggota DPR dari Partai Demokrat tahun 2004-2006. (*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved