Rangka Atap Roboh Delapan Pekerja Luka Ringan

Rangka baja atap lima ruko Executive Sendangmulyo, Tembalang, yang sedang dalam tahap pengerjaan, ambruk dan menimpa para pekerja

Tayang:
Penulis: ptt | Editor: ufi
TRIBUNJOGJA.COM, SEMARANG - Rangka baja atap lima ruko Executive Sendangmulyo, Tembalang, yang sedang dalam tahap pengerjaan, ambruk dan menimpa para pekerja yang sedang ada di bawahnya.

Seorang pekerja, Bayu Saputro (16), yang lolos dari ambruknya atap tersebut, menceritakan saat atap yang terbuat dari baja ringan ambruk, rekan-rekannya tengah mengaci (melapisi dengan tembok dengan semen).

"Saat itu ada sekitar tujuh orang pekerja, pada saat tembok ambrol, pukul 10.00 WIB," kata Bayu, warga Kelurahan Mangunharjo RT 3/RW 1, Jumat (9/3/2012).
Seorang saksi, Agung Sulistyo (23), mendengar suara keras saat rangka ambruk dan menimpa para pekerja yang ada di bawahnya.

"Saat itu, terdengar suara brukk yang sangat kencang dan kemudian saya berlari ke arah suara melihat rangka yang belum dipasang genteng ambruk," papar Agung.
Menurut Kepala Ruang Intensif Gawat Darurat RSUD Ketileng, Yuci, korban ambruknya rangka atap baja ada delapan orang, yaitu Tukiyono (35), warga Tandang, Tembalang; Sugiyati (28), warga Magunharjo, Tembalang; Nugroho (25), warga Sendangmulyo, Tembalang; Lazimin (26), warga Sendangmulyo, Tembalang; Roni (25), warga Sendangmulyo, Tembalang; Purnomo (30), warga Karangawen, Demak; Mustaqim (26), warga Brangsong, Kendal; dan Firman (30), warga Jalan Cumi-cumi Raya, Semarang Utara.

"Semuanya menderita luka ringan, luka sobek dan lecet-lecet, tidak ada yang dirawat di rumah sakit dan hanya menjalani rawat jalan," jelas Yuci, yang mengenakan pakaian berwarna hijau, saat ditemui. (*)
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved