Gapensi Minta Perhatikan Keselamatan Kerja
Gapensi mengharapkan seluruh perusahaan anggota Gapensi di daerah, memiliki standarisasi keselamatan kerja
Penulis: Victor Mahrizal | Editor: Hendy Kurniawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) menekankan pentingnya keselamatan kerja dimiliki setiap perusahaan. Diharapkan seluruh perusahaan anggota Gapensi di daerah, memiliki standarisasi keselamatan kerja.
Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Gapensi, Ir H Soeharsojo menjelaskan, pihaknya bekerja sama dengan PT Jamsostek (Persero) giat mensosialisasikan pentingnya keselamatan tersebut, termasuk melaksanakan bimbingan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK-3).
“Gapensi saat ini menjadi satu-satunya perusahaan jasa konstruksi yang menggelar kegiatan seperti ini. Kami menekankan perhatian serius dalam mengurangi kecelakaan kerja di lapangan," terang Soeharsojo ketika membuka Pelatihan SMK-3 di Hotel Grage, Rabu (2/1).
Ia menjelaskan, pentingnya pelatihan itu sebagai langkah agar setiap perusahaan pelaksana konstruksi memiliki perhatian tinggi terhadap keselamatan kerja dan upaya menekan kecelakaan kerja di lapangan. Termasuk wujud profesionalisme perusahaan dalam bekerja.(*)
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) menekankan pentingnya keselamatan kerja dimiliki setiap perusahaan. Diharapkan seluruh perusahaan anggota Gapensi di daerah, memiliki standarisasi keselamatan kerja.
Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Gapensi, Ir H Soeharsojo menjelaskan, pihaknya bekerja sama dengan PT Jamsostek (Persero) giat mensosialisasikan pentingnya keselamatan tersebut, termasuk melaksanakan bimbingan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK-3).
“Gapensi saat ini menjadi satu-satunya perusahaan jasa konstruksi yang menggelar kegiatan seperti ini. Kami menekankan perhatian serius dalam mengurangi kecelakaan kerja di lapangan," terang Soeharsojo ketika membuka Pelatihan SMK-3 di Hotel Grage, Rabu (2/1).
Ia menjelaskan, pentingnya pelatihan itu sebagai langkah agar setiap perusahaan pelaksana konstruksi memiliki perhatian tinggi terhadap keselamatan kerja dan upaya menekan kecelakaan kerja di lapangan. Termasuk wujud profesionalisme perusahaan dalam bekerja.(*)