Tatik Pilih Tutup Warung Saat Persebaya Tanding

Kedatangan Bonek meresahkan penjual makanan di Bantul

Penulis: bbb | Editor: ufi
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL- Kedatangan suporter Persebaya, Bonek, untuk menyaksikan laga Liga Primer Indonesia (LPI) antara Persebaya melawan Persija Jakarta FC meresahkan penjual makanan di sepanjang jalan menuju Stadion Sultan Agung. 

Sri Hartati, pedagang makanan di Jalan Imogiri Barat Km 7,2 dusun Gandok, Bangunharjo, Sewon, harus merelakan dagangannya diambil Bonek. Beberapa gorengan jualannya diminta oleh suporter asal Surabaya yang melintas di depan tokonya.

Ada dua rombongan suporter yang mendatangi tokonya. Pertama sekitar tujuh sampai sembilan suporter yang datang melalui jalan kampung di samping tokonya. Mereka meminta makanan kepadanya.

"Engga maksasih, saya bilang kalau satu atau dua gorengan engga apa-apa mereka mintanya juga sopan tadi," kata pemilik toko kue Bu Tatik itu di rumahnya, Senin (16/1/2012).

Selang beberapa menit kemudian datang sekitar lima suporter. Kali ini mereka bukan meminta makanan melainkan mengamen dan ia kasih uang.

"Ya takut, kalau banyak yang ke sini, semalem saja saya dengar ada penjual angkringan yang dagangannya habis sampai Rp 400 ribu. Sekarang sengaja engga buka," kata Tatik.

Oleh karena itu, menjelang pertandingan ia lebih memilih menutup tokonya daripada terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Dari pantauan tribun jogja, ratusan suporter Persebaya membanjiri sekitar stadion ada yang mendirikan posko sendiri, mengamen di jalan hingga mengerubuti pedagang makanan di sekitar stadion.

Seorang penjual mie ayam di jalan Imogiri Timur juga menuturkan didatangi oleh serombongan suporter. Mereka tidak meminta makanan melainkan minta tolong membuatkan indomie yang mereka bawa sendiri.

"Engga tahu ni ntar ditutup atau buka," katanya. (*)
 
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved