Persebaya Tanpa Empat Pemain Pilar

Persebaya tidak akan dapat menurunkan dua pemain asing Otavio Dutra dan Amaral.

Tayang:
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: ufi
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pada laga melawan Persija Jakarta di Stadion Sultan Agung, Senin (16/1) malam ini, Persebaya tidak akan dapat menurunkan dua pemain asing Otavio Dutra dan Amaral.

Selain harus kehilangan dua pilar tersebut, Persebaya juga tak dapat memainkan dua pemain senior, Mat Halil dan Erol Iba, yang terkena akumulasi kartu kuning.

Posisi yang ditinggalkan Dutra kemungkinan besar bakal diisi Revalino Ardiles atau  Jefri Prasetyo. "Tapi akan kami lihat lagi pada hari H. Sebab, Jefri juga masih bermasalah dengan lututnya," urai Divaldo, Minggu (15/1) seperti dikutip dari website IPL.

Sedangkan untuk posisi Amaral, pelatih asal Portugal itu mengaku tidak ada masalah. "Banyak pemain gelandang yang siap main. Ada Jusmadi dan Aulia (Ardi)," imbuhnya.

Stok gelandang Bajul Ijo bisa dibilang cukup melimpah. Sebab, selain kedua nama itu, masih ada Ryan Wahyu dan Wirya Kumandra. Selain itu, Divaldo juga masih dipusingkan dengan absennya dua pemain senior Erol Iba dan Mat Halil yang terkena akumulasi kartu kuning. Belum dipastikan siapa yang akan menggantikan keduanya. 

"Kami punya Yusuf (Hamzah) dan Edi (Gunawan), juga Sunaji dan Komad Suharto. Jadi pemain yang siap akan kami turunkan di starting eleven," tegasnya.

Divaldo memang enggan membeberkan siapa-siapa yang bakal diturunkan pada pertandingan nanti. Alasannya, itu sudah menyangkut taktik dan strategi. "Saya juga tidak bisa berbicara skema main seperti apa yang akan kami pakai nanti. Yang jelas, kami percaya pemain muda bisa bermain 100 persen," tegas mantan pelatih Persijap dan Minangkabau FC itu. 

Sebab, hingga kemarin Persebaya masih tercecer di posisi kelima klasemen sementara. "Kami datang ke Bantul dengan satu tekad, yaitu memenangkan pertandingan. Harapannya lapangan mendukung dan tidak hujan," beber Divaldo. Hujan memang menjadi musuh tersendiri bagi pasukannya. Sebab, bila lapangan tergenang air, strategi main cepat dengan umpan-umpan pendek yang menjadi ciri khas Persebaya bakal hilang.

Di bagian lain, Divaldo juga mengeluhkan timnya yang tidak bisa mencoba lapangan pada malam hari. "Persebaya memang biasa main malam di Gelora 10 November, tapi tidak di tempat lain. Kami tentunya ingin agar pemain bisa beradaptasi  dengan lampu stadion yang akan kami pakai. Itu menjadi masalah tersendiri bagi kami," protesnya.

Divaldo mengaku Persija bukan lawan yang enteng buat Persebaya. Tim itu dihuni sejumlah pemain beken, antara lain Danilo Fernando dan Diego Michiels. Namun yang dikhawatirkan Persebaya justru Hendra Bayauw, penyerang sayap yang pernah memperkuat Timnas U-19. 

"Dia mempunyai kecepatan lebih. Nanti akan ada pemain Persebaya yang menjaganya," sebut pelatih asal Portugal itu. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved