Kapal Pesiar Itali Tenggelam Layaknya Titanic
Tiga orang tewas serta 4.200 orang penumpang dievakuasi dalam sebuah kecelakaan tenggelamnya kapal pesiar mewah Costa Concordia
Tayang:
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: ufi
TRIBUNJOGJA.COM, ITALIA - Tiga orang tewas serta 4.200 orang penumpang dievakuasi dalam sebuah kecelakaan tenggelamnya kapal pesiar mewah Costa Concordia di lepas pantai Italia pada Sabtu (14/01/2012) sekitar pukul sembilan malam waktu setempat.
Kapal pesiar yang memuat penumpang asal Inggris tersebut, tenggelam dengan posisi yang menyerupai adegan dalam film titanic yang diperankan oleh Kate Winslet dan Leonardo de Caprio.
Pihak Costa Concordia melaporkan terjadinya kerusakan elektris serius dua jam setelah berlayar dari pelabuhan. Sedianya, kapal pesiar tersebut akan melaksanakan perjalanan selama tujuh hari dalam pelayaran mediterania, namun dua jam setelah 4.200 orang dievakuasi dan tiga diantaranya dinyatakan meninggal dunia.
Satu orang diantaranya meninggal akibat serangan jantung lantaran tak kuat menahan suhu air yang dingin."Saat itu kami sedang melaksanakan makan malam seketika dikejutkan dengan suara keras, kemudian saya merasa ada sesuatu yang menabrak kaki," ujar Luciano Castro, seorang penumpang, sebagaimana dikutip dari Dailymail.
Tak berapa lama, lampu - lampu padam, penumpang mulai panik seiring dengan banyaknya gelas yang berjatuhan dan pecah. "Seperti adegan dalam film Titanic," ujar Mara Parmegiani, penumpang lainnya.
Hal yang sama diungkapkan, Christine Hammer. Ia menuturkan bahwa saat itu dirinya baru saja memulai acara makan malamnya. Seketika ia mendengar banyaknya gelas yang pecah.
Kemudian, para penumpang diperintahkan untuk mengenakan jaket keselamatan dan diperintahkan menuju sekoci yang akan digunakan untuk meninggalkan kapal. Namun, menurut Hammer saat itu, sekoci sudah sulit digapai lantaran posisinya sudah berada di atas, dan sulit diturunkan hingga mencapai permukaan air. Sementara sisi satunya lagi perlahan - lahan terus menerus tenggelam.
Akhirnya penumpang bisa diselamatkan menggunakan kapal penyelamat yang kemudian mengevakuasi penumpang ke sekolah, hotel serta gereja yang berada di Pulau kecil bernama Giglio yang berjarak 18 mil dari lepas pantai barat di Itali. Evakuasi juga melibatkan helicopter dan beberapa kapal feri yang berada di sekitar lokasi kecelakaan. Mereka melakukan proses penyelamatan penumpang kemudian diatarkan ke dermaga di Porto Santo Stefano.
Seorang awak kapal, Fabio Costa menuturkan bahwa beberapa penumpang saat itu memutuskan untuk terjun ke air yang dingin lantaran takut dengan posisi kapal yang hendak tenggelam. "Kami hanya dikejutkan dengan suara benturan yang disusul kemudian dengan jatuhnya piring serta gelas - gelas. Semua orang mulai panik. Kami hanya sadar bahwa kapal memang menabrak sesuatu, tapi tidak tahu itu apa hingga akhirnya saya keluar ruangan dan melihat kapal perlahan - lahan miring dan air mulai masuk. Semuanya terjadi begitu cepat," kisahnya seraya menjelaskan bahwa sebagian besar penumpang menurutnya terluka akibat berdesak - desakan menyelamatkan diri dan diantaranya juga ada yang terluka akibat tertimpa barang - barang.
Sementara itu, komandan penjaga pantai, Francesco Paolilllo, mengungkapkan keheranannya saat menyaksikan sekitar 2000 penumpang bisa bertahan di dalam kapal yang posisinya sudah miring itu. Ia melaporkan setidaknya ada 30 penumpang yang terluka, dan setidaknya dua orang yang mengalami cedera serius.
Kronologis kejadian menurutnya belum jelas. Namun ia memastikan bahwa kapal pesiar tersebut kecelakaan setelah melakukan perjalanan selama dua jam dari pelabuhan di Civitavecchia menuju Savona, sebelah utara Italia. Sedianya akan melanjutkan perjalanan ke Marseille, Barcelona, Palma de Mallorca, Cagliari dan Palermo.
"Sepertinya kapal menabrak gugusan karang di dekat pulau Giglio. Hal ini terlihat dari sobekan di bagian sisi kapal sepanjang 50 meter dan seketika air masuk ke dalamnya," paparnya.
Setelah terjadinya tabrakan, kapten kapal sebenarnya sudah berusaha mengendalikan laju kapal sehingga bisa mendekati pulau giglio sehingga bisa memudahkan proses evakuasi.
Terkait kecelakaan tersebut, pihak Costa Concordia belum memastikan penyebab kecelakaan lantaran masih dalam tahap penyelidikan dan memastikan keselamatan para penumpang. (*)