Pejabat Institusi Pendidikan Butuh Loyalitas

Kedua-duanya harus dilakukan seiring sejalan, dengan tanggung jawab yang sama besarnya.

Tayang:
Penulis: Iwan Al Khasni | Editor: ufi
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Menjadi pejabat struktural di sebuah institusi pendidikan adalah butuh loyalitas yang lebih. Bagi seorang dosen, di samping mengajar, kemampuan dan kompetensi dosen diperlukan untuk bertanggung jawab di bidang akademis maupun kemajuan universitas. Kedua-duanya harus dilakukan seiring sejalan, dengan tanggung jawab yang sama besarnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Ir. H. M. Dasron Hamid, M.Sc, saat memberi sambutan pada acara Pelantikan Pejabat Struktural Baru di Lingkungan UMY, Akhir pekan lalu.

Dalam acara ini, UMY melantik 85 pejabat struktural baru di lingkungan UMY. Pejabat yang dilantik akan menjabat sampai 31 Agustus 2013. Pejabat struktural yang dilantik meliputi direktur, ketua program, dan sekretaris program pascasarjana, ketua progam studi (kaprodi), sekretaris program studi (sekprodi), koordinator laboratorium, dan kepala tata usaha.

Dasron berharap agar para kaprodi dan sekprodi yang dilantik dapat menjalankan pekerjaannya dengan amanah. “Sebagai dosen, para kaprodi dan sekprodi tidak hanya bertanggung jawab atas akademis, tetapi bagaimana agar dapat menjalankan program yang telah ditetapkan universitas dengan amanah. Karena hal itu merupakan konsekuensi sebagai pimpinan dan harus dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya. (*)
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved