Kerugian Tanah Longsor Belum Bisa Dihitung
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo belum bisa menghitung kerugian yang ditimbulkan akibat bencana tanah longsor
Tayang:
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: ufi
TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo belum bisa menghitung kerugian yang ditimbulkan akibat bencana tanah longsor yang menerjang di empat Kecamatan. Saat ini, petugas BPBD sedang melakukan pendataan lokasi dan korban tanah longsor.
Kepala BPBD Kulonprogo, Untung Waluyo mengatakan, pihaknya masih melakukan pendataan bencana tanah longsor yang menerjang empat kecamatan yakni, Kalibawang, Samigaluh, Girimulyo dan Kokap. Kerugiannya diperkirakan mencapai ratusan juta karena ada rumah yang ambruk.
"Kita belum bisa menghitung kerugiannya karena masih dalam pendataan. Saat ini jumlahnya belum diketahui namun yang pasti belasan titik longsor,"katanya, Senin(2/1/2012).
Untung menjelaskan, untuk menangani bencana tanah longsor ini pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan dinas-dinas terkait untuk segera memberikan bantuan. BPBD sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial untuk memberikan bantuan logistik kepada korban bencana tanah longsor.
Bila nanti masih dibutuhkan peralatan berat , lanjutnya, untuk melakukan pembersihan material longsoran dari jalan atau pemukiman warga, BPBD akan mengajukan permohonan bantuan peralatan ke DPU Kulonprogo. "Kalau membutuhkan alat berat kita akan koordinasikan dengan DPU," ucapnya. (*)