Jam Tangan Rolex

Memilih Jam Tangan Sesuai Kepribadian

Memilih Jam Tangan Sesuai Kepribadian

Penulis: tea | Editor: tea
Memilih Jam Tangan Sesuai Kepribadian - 26rolexeploreriiorange.jpg
foto IST
Jam Tangan Rolex
Indraty Pilih Rolex Karena Prestisius

Laporan Reporter Tribun Jogja, Theresia Andayani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA  – Indraty Setyawan (38) adalah penggemar jam merek Rolex. Disaat mulai banyak bermunculan merek-merek jam tangan branded, ia tak bisa berpaling pada pilihannya itu.

Menurut Desainer Anggota Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI), jam tangan Rolex itu memiliki desain yang klasik dan elegan dan memang sesuai dengan minat dan karakternya terhadap memilih suatu produk.

“Jam tangan itu bukan cuma gaya-gayaan, aku benar-benar memakai produk ini karena memang sesuai dengan pribadi aku, dan pas dengan styleku,” ucap Mbak In, sapaannya ketika ditemui Tribun Jogja, di Butiknya, di Jalan Diponegoro, Yogya, Rabu (14/12).

Model jam tangan yang dipilih oleh Indraty adalah yang bernuansa feminin. Bahkan bahan yang dipilih  adalah yang terbuat dari logam atau titanium. Dimana pada bagian angka jam bertabur berlian, sehingga ketika terkena cahaya akan tampak menyilaukan.

"Pakai Rolex itu kelihatan prestisius, dan mewah. Memang modelnya sangat klasik, tapi desainnya tampak mewah dengan taburan berlian," ucap ibu dari Ayu Larasati (11) dan Ayu Lintang (7).

Sudah sekitar 5 tahun lebih, Indraty menggemari jam tangan merek Rolex. Menurutnya jam tangan itu memang memiliki kualitas bahan baku yang apik.

"Jam tangan yang aku beli 5 tahun lalu kondisinya masih awet gitu. Masih apik, dan nggak berubah warna logamnya," ucap Indraty.

Koleksi jam tangannya ia beli di beberapa pusat perbelanjaan di Jakarta, dan ada juga beberapa yang ia beli ketika berjalan-jalan ke luar negeri. Kini koleksinya sudah mencapai 20 biji. Dan yang pasti koleksi jam tangannya harus original, menurut situs www.rolex.com harga jam tangan  Rolex berkisar antara Rp70 juta hingga ratusan juta.

"Kalau yang punya saya off the record saja mba, nggak enak menyebutnya nanti dibilang sombong," ujar istri dari Budi Setyawan ini.

Salah satu jam tangan favoritnya adalah Rolex dengan warna coklat keemasan, full taburan berlian. Pokoknya tetap yang berciri khas klasik dan elegan. "Intinya sesuai dengan selera dan jiwaku," ujarnya.

Menurut Indraty, penggemar jam tangan Rolex pun sudah tahu. Karena jam tangan Rolex itu harganya mahal, maka bisa dijadikan sebagai investasi jangka panjang. Tak segan-segan Indraty menjual lagi koleksinya kepada teman-temannya yang juga penggemar jam tangan Rolex.

Salah satu kelebihan lagi jam tangan Rolex adalah sering mengeluarkan koleksi jam tangan unisex, sehingga modelnya bisa digunakan laki-laki dan perempuan.

"Aku sering pakai jam tangan yang besar-besar punya suami. Malah jadi makin maskulin, tapi tetap suka, karena modelnya elegan," ucapnya.

Wanita kelahiran 2 Agustus 1973 ini hanya memakai jam tangan Rolex ketika menghadiri acara-acara formil. Seperti jamuan makan malam atau gala dinner, pagelaran fashion show, hingga acara komunitas. Namun kalau untuk kegiatan santai dia biasanya punya koleksi jam tangan lainnya, yakni Guess Collection, Chronotex, Esprit, dan Elle.  Modelnya ada yang dari bahan kulit, rantai, logam dan titanium, semua lengkap.

"Karena barang mahal jadi perlakuannya juga beda. Tapi sekali lagi bukan buat pamer, murni karena memang suka koleksi," tutupnya. (*)


Rolex Dikenal dengan Jam Tangan Desain terbaik

Laporan Reporter Tribun Jogja, Theresia Andayani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA  – Rolex didirikan oleh seorang pemuda Jerman Hans Wilsdrof, yang menikahi gadis Inggris dan saudara iparnya Law William Davis pada tahun 1905.

Wilsdrof adalah seorang perfeksionis yang mengembangkan standar pembuatan jam tangan dan dia berkeinginan kuat untuk dapat membuat jam yang lebih kecil dan lebih akurat daripada memproduksi jam-jam kantong yang besar. Aegler, sebuah perusahaan kecil di Bienne, Swiss setuju untuk mensuplai Wilsdrof dengan movement yang kecil sehingga cukup untuk dimasukkan dalam sebuah jam tangan.

Nama Rolex dipilih karena pengucapan kata tersebut sangat mudah bahkan untuk bangsa manapun di dunia dan 5 huruf tersebut sangat pas apabila dicetak di dial sebuah jam tangan.

Tahun 1910, Rolex mengirimkan movement untuk pertama kalinya ke School of Horology di Swiss. Movement itu akhirnya memperoleh untuk pertama kalinya sertifikat chronometer di dunia.Movement tersebut berhasil memenuhi 2 riteria utama dalam uji chronometer yaitu: 1) tingkat akurasi dan 2) kehandalan. Pada masa itu, jam-jam yang diproduksi memiliki kelemahan di casingnya. Debu dan air dengan mudah dapat masuk melalui caseback dan kenop (crown).

 Atas dasar itulah akhirnya Wilsdrof berusaha untuk menciptakan sebuah syatem casing yang anti debu dan air. Temuan di akhir tahun 1926 ini akhirnya merubah total system produksi di dunia horologi. Publikasi pertama kali casing Oyster ini dilakukan oleh Mercedes Gleitze seorang perenang wanita pertama Inggris yang berenang menyeberangi selat Inggris. Saat itu Mercedes menggunakan jam Rolex Oyster yang ditawarkan oleh Wilsdrof. Dan sebulan setelah bukti bahwa jam Rolex Wilsdrof memang kedap air, Wilsdorf kemudian membuat publikasi besar-besaran di koran-koran Inggris.

Terdapat masalah kecil dengan casing sistem oyster ini, kita harus unscrew (membuka) kenop terlebih dahulu sebelum memutarnya untuk mendapatkan tenaga untuk jam. Lama-kelamaan orang akan lupa untuk menguncinya kembali dengan kencang sehingga air dan debu yang sangat kecil bisa masuk kedalam casing dan merusak movement. Jawaban terhadap masalah ini ditemukan pada tahun 1931 dengan ditemukan dan dipatenkannya mekanisme perpetual winding oleh Emile Borer, anak menantu dari keluarga Aegler dan merupakan head of R&D pada pabrik Rolex di Bienne. (*)

Model Elegan Rolex Diminati Para Wanita


Laporan Reporter Tribun Jogja, Theresia Andayani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA  -  What time is it? Buat mengetahuinya, kamu cukup melihat jam di pergelangan tangan kiri atau tangan. Tapi, pernah nggak terbayang olehmu bagaimana orang-orang dulu mengetahui waktu?

 Ternyata jam mengalami perkembangan dari masa ke masa, dari awal ditemukan hingga kini menjadi aksesoris yang trendy.

Tahukah kamu? Kata jam telah digunakan pada abad ke-14 sekitar 700 tahun yang lalu, yang berasal dari bahasa latin yaitu 'clocca'.

Jam tertua yang disebut jam sundial atau jam matahari. Pertama kali digunakan sekitar 3.500 sebelum masehi. Jam ini menunjukan waktu berdasarkan letak matahari, dengan cara memanfaatkan bayangan yang menimpa permukaan datar yang kemudian ditandai dengan jam-jam dalam satu hari.

 Orang Mesir sekitar 5.000-6.000 tahun yang lalu mengukur waktu dan membuat kalender dengan menggunakan obelisk.

 Jam pasir muncul sekitar 1400SM, berdasarkan peninggalan yang ditemukan di kuburan Amenhoterp I, peninggalannya berupa bejana kecil berisi air yang memiliki lubang di bagian bawahnya yang berfungsi meneteskan air.


Jam air ditemukan di Mesir dan diberi nama clepsydra (kleph-sur-druh), pada tahun 1400SM. Lalu, di Al-jaziri (1136-1206) dibuat jam air yang berbentuk gajah dan bisa menghasilkan suara di tiap jam.

Pada tahun 1950-an dibuat jam digital oleh The Hamilton Watch Co of Lancaster, Pennsylvania, sebagai perusahaan yang pertama kali membuat jam elektrik/digital. Setelah itu, munculah beberapa brand jam tangan yang masih eksis hingga kini.

ROLEX

Jam tangan jenis ini booming seiring dengan kemunculan film James Bond 007 'On Her Majesty's Secret Service' pada tahun 1969. Di salah satu adegan, Bond yang diperankan oleh George Lazenby memakai jam rolex oyster dalam berbagai aksinya. Karena sangat diminati, dibuatlah jam tangan rolex yang didisain khusus untuk wanita yang dikenal dengan Rolex Oyster Datejust Lady yang terbuat dari stainless steel dengan dua tombol datejust, bertahtakan berlian, dan tahan air.

 G-SHOCK

 Awalnya, Casio sebuah perusahaan jam tangan ternama meluncurkan produk terbarunya G-SHOCK pada tahun 1983. Hingga tahun 1990-an jam tangan jenis G-SHOCK dan line-nya BABY-G ini jadi banyak digemari terutama oleh para seleb seperti Kanye West, Gabe Kling, Matt Hammer, Spike Lee, Lil' Wayne, Jordin Sparks, Lady Gaga dan Nick Cannon pada red carpet, video clip, hingga event-event fashion yang mereka datangi. Bentuknya yang dedisain unik dengan variasi warna yang beragam, menjadikan jam ini sebagai must-have-accesory.

 ODM


Desainnya yang original, unik, dan tidak mudah ditiru, membuat ODM banyak diminati saat ini, terutama di kalangan remaja. Jam tangan digital ini menjadi terobosan baru terutama bagi dunia  desain jam dan timekeeping, mulai dari cara pakainya yang menyerupai gelang dan bahan jam yang terbuat dari silikon. Selain itu, warna-warnanya yang menyerupai jelly sangat menarik, dan bisa dipakai cewek ataupun cowok (unisex watch).

Tips Of The day

Memilih Jam Tangan Sesuai Kepribadian


Laporan Reporter Tribun Jogja, Theresia Andayani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA  - Memilih jam tangan yang tepat dan sesuai kepribadian mungkin bisa lebih menambah kepercayaan diri Anda. Banyaknya pilihan jam tangan semakin membuat Anda lebih mudah dalam menentukan pilihan yang tepat. Ada beberapa tipe jam tangan sesuai kepribadian.

 - Tipe Sporty: Cocok untuk Anda mempunyai jiwa yang aktif dan suka beraktivitas di luar ruangan. Pilihlah jam dari bahan titanium dan antigores dengan desain yang agak besar dan lebar, untuk memudahkan melihat waktu.

 - Tipe Stylish: Untuk anda yang memiliki selera fashion yang tinggi. Pilihlah jam tangan terbuat dari bahan kulit, dengan fitur unik dan kenyamanan, serta pastinya tahan air.

- Type Workaholic: untuk tipe pekerja kantoran. Pilihlah jam tangan yang memiliki fitur untuk melihat schedule, timer dan juga alarm untuk mengingatkan jadwal meeting. Yang manakah tipe jam tangan Anda? (*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved