38 Desa di Gunungkidul Rawan Pangan
Dari data BP2KP, wilayah kecamatan Gedangsari yang menempati rangking pertama rawan pangan adalah Hargomulyo dan Tegalrejo, dari 7 desa yang ada.
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: purnarif
"Untuk menentukan itu (rawan pangan), Indikatornya banyak, kemiskinan, gizi dan kecukupan pangan, penduduk juga belum berimbang," jelas Kepala Plt Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BP2KP) Bambang Sudaryanto kepada Tribun Jogja, Selasa (19/9).
Bambang menilai, konsumsi Protein hewani masih kurang. Kecenderungan masyarakat untuk mengkonsumsi Protein Nabati masih cukup besar. Meskipun angka rawan pangan telah mengalami penurunan, 15 persen, dari tahun 2009, namun, masih menjadi kekhawatiran pihak dinas terkait. "Dari catatan kami, di tahun 2010 terdapat satu kecamatan yang Waspada, tiga kecamatan rawan, dan 14 kecamatan, dinyatakan aman," jelasnya.
Ironisnya, Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Holtikultura, Supriyadi, menyatakan bahwa dari survei BPS, produksi padi, di gunungkidul memasuki peringkat kedua, setelah Sleman, atau sekitar 267,883 ton di tahun 2011, sedangkan di tahun 2010, hanya mencapai sekitar 259,282. "Jadi ada kenaikan sekitar, 8 ton padi," jelasnya.