Marisa Dikenal Pendiam di SMP Susteran Purwokerto

Guru yang mengajar Marisa sejak kelas VII itu membenarkan anak didiknya tersebut baru putus cinta.

Tayang:
Editor: jun
Laporan Reporter Tribun Jogja, Hanan Wiyoko

TRIBUNJOGJA.COM, PURWOKERTO - Almarhum Marisa Dharmawan (16) semasa hidup dikenal di lingkungan sekolahnya sebagai siswi pendiam. Para guru siswi   kelas IX SMP Susteran Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, itu kaget mengetahui Marisa gantung diri, Selasa (22/2/2011) dini hari, diduga karena putus cinta.

"Setahu saya Marisa anaknya pendiam, cenderung introvert," kata wali kelas Marisa, Y Krisdiyani, saat ditemui seusai memberi les tambahan di sekolah, Selasa (22/2/2011) sore.

Ia mengatakan, Marisa hanya tersenyum ketika ditanya soal pelajar di kelas, beberapa hari lalu. Guru Fisika tersebut menambahkan, siswa yang rumahnya tak jauh dari sekolah itu bukan siswa yang prestasi akademik menonjolnya. Bahkan, nilai mata pelajaran Fisika cenderung merosot.

"Dia bukan siswa yang aktif, hanya anggota OSIS biasa," ujar guru berambut pendek itu.

Sehari sebelumnya, Senin (21/2/2011),  siswi yang gantung diri memakai dasi seragam sekolah itu diketahui membolos sekolah. Apa sebabnya, Krisdiyani  mengaku  tidak tahu. Namun guru yang mengajar Marisa sejak kelas VII  itu membenarkan anak didiknya tersebut baru putus cinta.

"Saya tidak tahu dengan siapa dia pacaran, tapi tidak dengan siswa sekolah ini," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved