Inilah Foto-foto Karnaval ARTravaganza Solo
Barisan paling depan diisi Walikota Solo Joko Widodo dan Wakilnya FX Rudi Hadyatmo, yang menaiki kereta kencana.
Editor:
mas
TRIBUNJOGJA.COM/HASAN SAKRI GHOZALI
Sejumlah peserta karnval beraksi di jalan Slamet Riyadi, Kota Solo, Jawa Tengah, Minggu (20/2/2011).
TRIBUNJOGJA.COM/HASAN SAKRI GHOZALI
Sejumlah peserta karnval beraksi di jalan Slamet Riyadi, Kota Solo, Jawa Tengah, Minggu (20/2/2011).
TRIBUNJOGJA.COM/HASAN SAKRI GHOZALI
Sejumlah peserta karnval beraksi di jalan Slamet Riyadi, Kota Solo, Jawa Tengah, Minggu (20/2/2011).
TRIBUNJOGJA.COM/HASAN SAKRI GHOZALI
Sejumlah peserta karnval beraksi di jalan Slamet Riyadi, Kota Solo, Jawa Tengah, Minggu (20/2/2011).
TRIBUNJOGJA.COM/HASAN SAKRI GHOZALI
Sejumlah peserta karnval beraksi di jalan Slamet Riyadi, Kota Solo, Jawa Tengah, Minggu (20/2/2011).
Laporan Reporter Tribun Jogja, Hasan Sakri Ghozali
TRIBUNJOGJA.COM, SOLO – Karnaval dalam rangka HUT Kota Solo ke-266 yang digelar Minggu (20/2/2011), menyedot perhatian warga Solo dan sekitarnya. Warga tumpah ruah di jalan-jalan yang dilalui peserta karnaval.
Sejumlah atrasi mulai mengambil start di Stadion Kota Barat, kemudian menyusuri beberapa jalan utama, seperti Jl Slamet Riyadi. Barisan paling depan diisi Walikota Solo Joko Widodo dan Wakilnya FX Rudi Hadyatmo, yang menaiki kereta kencana. Kemudian diikuti rombongan camat, lurah, dan peserta lain di belakangnya.
Carnaval bertema "Ecocultural", menyuguhkan berbagai dandanan, diantaranya hantu sawah, nelayan, manusia pohon, dan lain-lain. Mereka mengenakan pakaian yang mengandung unsur hijau-hijaun. (*)
TRIBUNJOGJA.COM, SOLO – Karnaval dalam rangka HUT Kota Solo ke-266 yang digelar Minggu (20/2/2011), menyedot perhatian warga Solo dan sekitarnya. Warga tumpah ruah di jalan-jalan yang dilalui peserta karnaval.
Sejumlah atrasi mulai mengambil start di Stadion Kota Barat, kemudian menyusuri beberapa jalan utama, seperti Jl Slamet Riyadi. Barisan paling depan diisi Walikota Solo Joko Widodo dan Wakilnya FX Rudi Hadyatmo, yang menaiki kereta kencana. Kemudian diikuti rombongan camat, lurah, dan peserta lain di belakangnya.
Carnaval bertema "Ecocultural", menyuguhkan berbagai dandanan, diantaranya hantu sawah, nelayan, manusia pohon, dan lain-lain. Mereka mengenakan pakaian yang mengandung unsur hijau-hijaun. (*)




