Relawan SAR Merapi Dibui
Rekan Arief akan Gerudug PN Sleman
Relawan SAR DIY yang ditahan karena membawa survival kit, akan panen dukungan lagi pada sidang Rabu (16/2/2011) di Pengadilan Negeri (PN) Sleman, DIY
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Teman-teman SMA Arief Johar Cahyadi Permana (24) akan memberi dukungan lagi pada sidang putusan sela, Rabu (16/2/2011) nanti, di Pengadilan Negeri (PN) Sleman, DIY.
“Semoga Arief tetap tetap tabah, sabar, dan optimistis menghadapi kasusnya. Saya dan puluhan teman-teman alumni SMA Negeri 2 Klaten akan datang lagi ke PN Sleman untuk mendukung dia,” ujar M Herdian Fahmi, rekan SMA Arief, Minggu (13/2/2011).
Risa Kurnianingtyas, rekan SMA Arief lainnya, mengatakan, akan turut serta rekan-rekannya yang lain, mendukung Arief pada sidang Rabu nanti. “Insya Allah, saya akan ke sana (PN Sleman).”
Selain dari teman-teman SMA, anggota organisasi tempat Arief bergabung, Paguyuban CB Klaten, juga akan menggeruduk PN Sleman. Bahkan, SAR DIY, Klub CB Salatiga, dan Komunitas Motor Lawas Klaten juga akan bergabung.
Arief adalah relawan SAR DIY asal Klaten, yang kini ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan, karena kedapatan membawa survival kit yang di antaranya terdapat pisau lipat.
Ia lulusan SMA Negeri 2 Klaten, angkatan 2005, yang kini kuliah di jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Indonesia Yogyakarta. Ia ditangkap petugas Polres Sleman, saat razia 23 November 2010 silam, pukul 23.30 WIB, di Jembatan Timbang, Maguwoharjo, Sleman, DIY.
Hingga kini, kasus Arief masih belum tuntas. Ia sudah mendekam di Lapas Cebongan selama 82 hari.