Samsianata Simpan Batu Gambar Kantong Semar Senilai Rp 5 Milliar

Batu jenis ini dipercaya bisa membawa keberuntungan bagi pemiliknya.

Editor: jun
Samsianata Simpan  Batu Gambar Kantong Semar Senilai Rp 5 Milliar - mahal-sosok-batu-yogya.jpg
TRIBUNJOGJA/THERESIA ANDAYANI
Samsianata memamerkan sebagian koleksi batu gambarnya.
Samsianata Simpan  Batu Gambar Kantong Semar Senilai Rp 5 Milliar - mahal-batu-yogya.jpg
TRIBUNJOGJA/THERESIA ANDAYANI
Batu gambar kantong Semar milik Samsianata.
Laporan Reporter Tribun Jogja, Theresia Andayani

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Samsianata (44) mengoleksi puluhan batu gambar, yang merupakan jenis batu permata. Koleksi paling istimewa, batu bergambar kantong semar senilai Rp 5 miliar. Batu jenis ini dipercaya  bisa membawa keberuntungan bagi pemiliknya.   

Batu bergambar bila dilihat secara  phisik hanya menyerupai batuan biasa. Batu gambar berukuran kecil dengan bentuk bulat lonjong  itu sekilas seperti batu akik. Namun jenis batuan ini merupakan jenis batu permata, tak beda dengan berlian, topaz dan jamrud, yang punya nilai jual sangat tinggi.  Permukaannya licin tetapi jika dilihat detail gambarnya memakai  kaca pembesar atau senter,  akan terlihat eksotisme keindahan dari gambarnya.

"Gambar yang dilihat itu sesuai imajinasi yang melihatnya.  Batu itu punya keindahan seni tersendiri," ujar Samsianata, pengusaha kuliner, kepada Tribun Jogja, Sabtu (5/2/2011), di kediamannya,  Perum Naga Permai Asri, Kwarasan, Nogotirto, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Ia bercerita tentang satu persatu koleksi batu gambar tersebut. Antara lain, koleksinya batu bergambar tulip dan stupa Candi Borobudur,  dibeli dari seorang perajin di Sangiran, Sragen, Jawa Tengah. Adapun batu bergambar pena emas, rubah, tulisan alif, dan kelapa sawit, diperolehnya dari Pacitan, Nusakambangan, Garut, Nusa Tenggara Timur, dan Sangiran. 

"Saya keliling langsung ke penambangnya. Ada yang saya beli dalam bentuk masih bongkahan, terus saya proses sendiri di perajin langganan," ujar pemilik Rumah Makan  Nasi Jambronk, Bubur Ketawa, dan  Bebek Kraton, ini.

Salah satu koleksi istimewanya adalah batu bergambar kantong Semar. Batu ini diperoleh dari seorang pengusaha di Sangiran. Ketika itu batu  tersebut dijual dengan harga Rp 385 juta, dan untuk membelinya ia harus menjual mobil Blazer kesayangan.   "Saya jual mobil lalu saya beli batu itu, sekitar enam tahun lalu. Sekarang yang punya batu kantong Semar cuma saya, dan nilainya bisa mencapai Rp5 miliar," ujar bapak keturunan Tionghoa ini.

Secara filosofi, batu gambar kantong Semar itu lambang keberuntungan dan pembawa hoki. Dalam segala urusan rumah tangga, membawa suasana rumah tangga selalu tenteram dan harmonis.  "Kalau saya stres dengan urusan kerjaan dan rumah tangga, saya pegang batu ini perasaan langsung tenteram dan nyaman. Jadi tenang kembali," ungkapnya.

Menurut Samsianata, batu kantong Semar langka. Bahkan dicari ke manapun sudah tidak ada yang menyerupai. Sehingga, nilai jual batu tersebut ke depannya bisa unlimited alias tidak terbatas.  "Batu gambar bisa menjadi investasi menjanjikan. Karena berkaitan dengan like and dislike, kalau penggemar jelas akan menilai batu ini punya nilai seni tinggi," tegasnya.

Batu-batu yang ia miliki  disimpan dalam ruang khusus di rumahnya dengan suhu kamar 21 derajat celcius, sebab harganya bernilai tinggi. Untuk perawatan, ia tak pernah repot untuk membersihkan karena batu-batu tersebut tahan terhadap udara, debu dan air.   "Saya bukan hanya kolektor saja, tapi juga kolekdol. Kalau ada teman yang menawar, dan harganya cocok maka saya lepas," ucap Samsianata.

Harga yang ditawarkan untuk koleksinya, dibuka mulai Rp10 juta sampai Rp 5 milliar. Samsianata pun terkadang ikut pameran batu yang diadakan intansi pemerintah.  "Saya masih sering mencari batu-batuan dengan gambar yang lain. Kalau cocok saya beli," ujarnya.

Bicara soal keberuntungan, Samsianata berkata, sejak 10 tahun terakhir mengoleksi batu-batuan tersebut taraf kehidupannya meningkat. Ia pernah berada di posisi puncak, mendapat kehormatan dari teman-temannya dan pejabat. Bahkan sebuah rumah mewah dan dua  mobil, Grand Max dan Carnival, sudah ia beli.  Namun, ia sama sekali tak ingin menghubungkan batuan itu dengan klenik.

"Ada yang mengisi bebatuan dengan roh halus, tapi kalau saya hanya percaya kepada Tuhan saja," tandasnya.
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved