Engkus Dkk Gaple untuk Segarkan Pikiran Jelang Tanding
Aktifitas ini banyak dilakukan pemain PSIM guna menyegarkan pikiran dan melepas kepenatan menjelang atau sesudah pertandingan.
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Dua pemain PSIM, Engkus Kuswaha dan Steven Imbiry, serta asisten pelatih PSIM, Fatchurrohman, asyik bermain gaple di mess tim sepak bola tersebut, di dekat Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Selasa (25/1/2011) pagi. Mereka duduk beralaskan karpet ditemani iringan musik yang mengalun dari dalam kamar tidur.
Kartu kecil bergambar bulatan kecil menjadi ciri permainan yang digemari para pemain Laskar Mataram ini. Mereka melakukannya setelah sarapan pagi sambil istirahat sebelum latihan sore. Beberapa pemain pun menghampiri sehingga ruangan beratap seng itu menjadi ramai dengan canda tawa dan guyonan mereka.
"Ayo main, ayo main," kata Steven, mengajak beberapa official PSIM untuk main gaple tanpa uang taruhan.
Mereka menghabiskan waktu hampir dua jam dengan bermain gaple. Pemain yang kalah akan dihitung jumlah kekalahannya, dan akan mendapat hukuman sesuai kesepakatan para pemenang.
"Saya cuma ngikutin keinginan anak-anak aja," ujar Fathurrohman.
Adapun Engkus menjadi pemain yang sering kalah dari permainan sederhana ini. Selain di siang hari, terkadang pada malam hari Engkus dan kawan-kawan juga bermain gaple. Pemain juga banyak yang menghabiskan waktu dengan bermain PlayStation (PS).
Kiper PSIM, Ony Kurniawan, terlihat asik bermain PS di kamarnya. Aktifitas ini banyak dilakukan pemain PSIM guna menyegarkan pikiran dan melepas kepenatan menjelang atau sesudah pertandingan.