Pendidikan Anak di Yogya

Dono Ingin Anaknya Mandiri Setelah Lulus SMP

Ia rela membayar mahal biaya pendidikan demi menyiapkan jiwa mandiri pada anaknya.

Editor: Sulistiono
zoom-inlihat foto Dono Ingin Anaknya Mandiri Setelah Lulus SMP
FOTO TRIBUNJOGJA/HASAN SAKRI GHOZALI
Siswa di Olifant School Yogyakarta sedang belajar di ruang kelas. Di sekolah itu anak-anak disiapkan untuk menghadapi perubahan zaman pada 20 tahun mendatang.
Laporan: Joko Widiyarso

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Seorang wali murid, Christian Dono (36) menyekolahkan ketiga anaknya di Olifant School, Jalan Cenderawasih Yogyakarta. Ia rela membayar mahal biaya pendidikan demi menyiapkan jiwa mandiri pada anaknya.

“Saya ingin anak saya bisa membiayai hidupnya sendiri setelah lulus Sekolah Menengah Pertama (SMP),” katanya, Rabu (12/1/2011).

Pendidikan kemandirian untuk anaknya itu dipersiapkan untuk mengantisipasi kalau seandainya dirinya terkena musibah sewaktu-waktu. “Menyekolahkan anak dengan biaya mahal adalah investasi. Saya yakin kelak anak-anak saya bisa hidup mandiri," katanya .

Di Olifant School, anak didik dipersiapkan untuk menghadapi perubahan zaman untuk 20 tahun mendatang. “Pendidikan di sini tidak hanya menggunakan kurikulum pembelajaran nasional, tapi juga mengadopsi sistem pembelajaran Cambridge University dan MCCA United Kingdom,” kata Direktur Olifant Yogyakarta, Deasy Andriani.

Untuk mendukung konsepnya, maka dibutuhkan dukungan orangtua murid karena konsep pengajarannya yang tergolong baru. “Selama 20 tahun mendatang pasti ada model pekerjaan baru dan belum terpikirkan sekarang. Kita siapkan murid-muridnya untuk menyambut perubahan di masa depan,” ujarnya.  

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved