Seputar Bisnis Waralaba

Bisnis Laundry Zone Cukup Bermodal Rp 100 Juta

immy Hendrawan menawarkan bisnis waralaba Laundry Zone Rp 100 juta, dengan prediksi balik modal selama dua tahun.

Bisnis Laundry Zone Cukup Bermodal Rp 100 Juta
FOTO TRIBUNJOGJA/MARIO EKA DANARDONO
Bisnis waralaba Laundry Zone ditawarkan Rp 100 juta, dengan prediksi balik modal selama dua tahun.
Laporan: Mario Eka Danardono

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN – Jimmy Hendrawan menawarkan bisnis waralaba Laundry Zone Rp 100 juta, dengan prediksi balik modal dua tahun.

“Ada juga lokasi yang hanya butuh 10 bulan untuk balik modal," kata pemilik merek Laundy Zone itu, Rabu (12/1/2011).

Ia mengatakan sudah menekuni bisnis franchise Laundry Zone sejak tahun 2007. Merek Laundry Zone adalah hasil merger dari tiga laundry yang bersifat individu.

"Atas saran Utomo Nyoto (seorang kopnsultan franchise), saya dan dua teman saya bergabung membangun merek bersama-sama," ujar Jimmy.

Laundry Zone kini memiliki 42 gerai di empat pulau besar Indonesia, dan sebanyak 20 gerai ada di Yogyakarta.

Setiap gerai mampu melayani 150 kilogram cucian per hari. Dan biaya jasanya Rp 3.500 per kilogram. “Tahun 2010 ini kita berhasil membuka 14 gerai Laundy Zone,” katanya.

Menurut Jimmy, selama gaya hidup sibuk masyarakat tidak berubah, maka bisnis laundry akan tetap berjalan. Ia yakin kalau keluarga yang sibuk tidak mungkin menghabiskan libur mingguannya hanya untuk mencuci pakaian. "Laundry Zone tidak pernah ada yang rugi. Tapi kalau soal laba relatif," tambah Jimmy.

Editor: ino
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved