Ambarukmo Plaza Terbakar

Sejam Lebih Pemilik Amplaz Hanya Mondar-mandir

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Entah apa yang ada dibenak dua pejabat penting di Ambarukmo Plaza

Tayang:
Editor: Setya Krisna Sumargo
Sejam Lebih Pemilik Amplaz Hanya Mondar-mandir - petinggi_ambarukmo_plasa_2.jpg
TRIBUNJOGJA.COM/IKROB DIDIK IRAWAN
Titik dan Edy Susanto
Sejam Lebih Pemilik Amplaz Hanya Mondar-mandir - petinggi_ambarukmo_plasa_1.jpg
TRIBUNJOGJA.COM/IKROB DIDIK IRAWAN
Laporan : Ikrob Didik Irawan 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Entah apa yang ada dibenak dua pejabat penting di Ambarukmo Plaza yakni Direktur Marketing Plaza Titik Wijaya dan Presiden Direktur Plaza Tjia Edy Susanto saat malnya terbakar, Selasa (11/1/2011) petang. 

Hampir sejam lebih keduanya hanya berdiri mondar-mandir sambil terus membawa telepon selulernya di depan pintu masuk mal. Sementara di sekitarnya puluhan petugas kebakaran sibuk mencari titik api.

Dari kejauhan terlihat asap yang berasal dari dalam mal terus mengepul keluar dari pintu masuk. Edy yang mengenakan baju berkerah warna putih mulai terlihat di depan pintu masuk mal sekitar pukul 18.00 WIB. 

Saat asap mulai muncul sekitar pukul 17.00 WIB, dia terlihat mondar-mandir tak tentu arah ke berbagai sudut mal. Sesekali ia mengintruksikan sesuatu kepada beberapa karyawannya. Di depan pintu masuk itu, Edy ditemani Titik. 

Sementara puluhan aparat kepolisian dari Polda DIY terus berjaga-jaga di depan pintu. Baik Edy dan Titik berkali-kali mendekat ke pintu kaca lantas melongok ke dalam mal. Hanya beberapa detik melihat, mereka lalu menjauh pergi dari pintu. 

Entah berapa puluh kali kegiatan itu mereka lakukan. Saat menuruni tangga persis di depan pintu, dahi mereka tampak mengenyit seperti berpikir keras. Sambil mondar-mandir itu, handphone keduannya terus saja menempel di telinga, baik menelepon ataupun menerima panggilan. 

Tak jelas apa yang mereka katakan saat itu, kedua terus bersebelahan. Kegiatan mondar-mandir sambil terus membawa telepon itu berlangsung hingga sejam lebih. Titik lantas memanggil beberapa karyawannya yang berada agak jauh. 

"Tolong ambil uang dua juta, beli botol oksigen yang banyak. Ini bawa mobil saya," katanya samar-samar. Ternyata persedian botol oksigen untuk membantu pernapasan akibat asap sudah habis. 

Ia lantas menginstruksikan sepuluhan karyawannya berkumpul. "Tadi ibu minta karyawan laki-laki memotret untuk dokumentasi internal," kata karyawan yang tak mau namanya disebutkan.

Saat kondisi sudah berlangsung aman, Edy dan titik masuk ke dalam mal. Memakai masker, keduanya masuk ditemani beberapa anggota kepolisian. Beberapa menit kemudian keduanya keluar dari dalam mal. Kembali mereka mondar-mandir di depan pintu masuk. 

Beberapa saat kemudian Kapolda DIY Brigjen Ondang Sutarsa menyatakan keadaan aman. "Asap keluar dari Planet Surf di lantai II. Ada beberapa titik api tapi sudah dipadamkan. Tidak ada korban jiwa dari peristiwa ini, situasi sudah terkendali," kata Kapolda.

Pernyataan dari kepolisian itu kontan langsung membuat mimik wajah kedua petinggi plaza terbesar di Yogya itu berubah drastis. Baik Edy maupun Titik, keduanya beberapa kali terlihat tersenyum kecil. 

"Sudah aman kok, tidak usah khawatir. Tidak ada kerusakan berarti dari kebakaran," kata Titik kepada Tribun sembari tersenyum. Hal senada juga diungkapkan oleh Edy. "Mall tidak baik-baik saja. Tidak ada kerusakan, besok mungkin sudah bisa dibuka," katanya.  

Bahkan untuk meyakinkan, Edy mempersilahkan Tribun masuk ke mal. Meski terlihat mondar-mandir lama, Edy mengaku tak gugup bahkan panik saat kejadian. "Tidak, saya sama sekali tidak panik kok. Tadi cuma menelpon teman saja," katanya singkat lantas pergi.(*)
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved