Seputar Lifestyle Yogyakarta
Nyalon Dulu Sebelum Kencan
"Apalagi untuk wanita pekerja. Mereka selalu ke salon dulu sebelum menemui klien."
Laporan : Obet Doni Ardiyanto
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- Anna (30) lagi duduk santai di kursi salon R&A miliknya, Rabu (15/12/2010). Ia sudah tiga tahun ini menekuni dunia kecantikan. Usaha itu tampaknya sudah sesuai dengan hobinya, karena sejak masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA), perempuan itu sudah sering nyalon.
“Menghabiskan ratusan ribu hingga jutaan rupiah untuk urusan salon sudah hal yang biasa. Tetapi pengeluaran uang itu tidak sia-sia. Saya tambah cantik dan diperhatikan suami," katanya.
Salon miliknya itu sudah memiliki banyak pelanggan. Jasa salonnya seringkali melayani pelanggan berduit. Setidaknya para pelanggannya datang menggunakan mobil. Ia berpendapat pergi ke salon sudah menjadi tuntutan wanita zaman sekarang. "Apalagi untuk wanita pekerja. Mereka selalu ke salon dulu sebelum menemui klien," katanya saat menceritakan seorang pelanggannya.
Perempuan yang baru saja melahirkan itu mengatakan bahwa banyak pelanggannya meminta pelayanan treatment rambut, hairspa, hairmasker, creambath, dan hairmanicure. “Saya sendiri sempat sebulan tidak ke salon setelah melahirkan. Saya merasa ada yang aneh dan ingin segera mendapat perawatan rambut di salon. Treatment rambut di salon itu seperti candu,” katanya.