TribunJogja/

Ramadan

Arab Saudi Jumat Mulai Puasa, Pemerintah Tunggu Hilal

Di Arab Saudi, komite ulama kerajaan, sudah menetapkan 1 Ramadan 1433 Hijriyah, bertepatan dengan kalendar masehi, Jumat (20/7/2012).

Di Arab Saudi, komite ulama kerajaan, sudah menetapkan 1 Ramadan 1433 Hijriyah, bertepatan dengan kalendar masehi, Jumat (20/7/2012).

Anggota Dewan Ulama Senior Kerajaan Arab Saudi, Sheikh Abdullah Al-Manie, seperti dilansir Arab News dan kantor berita Arab Saudi (Saudi Press Agency) mengumumkan, awal puasa atau waktu menahan (imaskiyah) serentak dimulai hari Jumat (20/7/2012).

Selain awal Ramadan, seperti tahun-tahun sebelumnya, ulama kerajaan juga melansir 1 Syawal 1433 H (Idul Fitri), jatuh pada 19 Agustus 2012, dan Idul Adha 26 Oktober 2012.

Senior Kerajaan Arab Saudi mengumumkan bulan puasa Ramadan tahun ini akan dimulai pada Jumat 20 Juli, dan Idulfitri pada 19 Agustus 2012.

Namun demikian, Arab News melaporkan, penetapan hari-hari yang berkaitan dengan kegiatan keagamaan harus dikonfirmasi oleh penampakan bulan baru dan keputusan resmi dari kerajaan.

Ulama dari universitas terkemuka Arab Saudi di Mekkah, Ummul Qura', Rabu 28 Sha'ban 1433, juga melansir bahwa Umm Al-Qura Calendar, sudah melakukan rukyat pada tanggal 29 Sha'ban 1433 H.

Rukyatul Hilal

Pemerintah Indonesia, melalui Menteri Agama Suryadharma Ali, sejak pekan lalu, mengisyaratkan kemungkinan adanya perbedaan awal puasa.

Di Indonesia kemungkinan akan terjadi kembali perbedaan awal Ramadan antara 20 dan 21 Juli 2012.

Muhammadiyah sudah menetapkan awal Ramadan 20 Juli. Untuk Idul Fitri, kemungkinan besar akan sama-sama, yakni hari Minggu 19 Agustus 2012.

Halaman
12
Editor: iwe
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help