Sleman

Pencairan THR ASN Cukup dengan Perbup

Kepala BKAD Sleman Harda Kiswaya saat diwawancari Rabu (15/5/2019) mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu revisi tersebut.

Pencairan THR ASN Cukup dengan Perbup
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemerintah akan merevisi PP No. 36/2019 terkait mekanisme pembayaran tunjangan hari raya (THR) bagi PNS, TNI, Polri, pejabat negara dan pensiunan.

Di mana sebelumnya akan diatur dalam Perda, namun direvisi cukup melalui peraturan kepala daerah saja.

Kepala BKAD Sleman Harda Kiswaya saat diwawancari Rabu (15/5/2019) mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu revisi tersebut.

"Informasinya cukup perbup, tidak jadi perda. Makanya direvisi, dan saya yakin revisi akan turun. Pencairan THR itu cukup perbup, kalau perda kan aneh," ujarnya.

Pencairan THR PNS di DIY Kemungkinan Besar Gunakan Pergub

Saat ini pihaknya sedang menunggu revisi turun sehingga akan langsung dilakukan penyusunan perbup yang dilakukan secara internal pemkab sleman.

Menurutnya, jika THR itu diatur dalam Perda, maka penyusunannya memerlukan waktu yang cukup lama dan tidak mudah.

"Menurut saya aneh. Kalau pun perda, kita sudah pasang kuda-kuda, koordinasi dengan teman-teman dewan agar bagaimana caranya bisa selesai dalam dua hari, kita kejar tayang," selorohnya.

Secara aturan hukum APBD sudah memuat gaji, termasuk THR. Dan pihaknya akan berusaha membayarkan THR tepat waktu. Rencananya di Sleman THR bagi ASN akan cair pada 22 Mei nanti.

Tidak Perlu Perda, PNS Pemkot Yogya Terima THR 24 Mei

"Kami berusaha untuk tepat waktu, tanggal 22 cair, sudah disiapkan uangnya," terangnya.

Sementara itu, Indra Darmawan seorang ASN yang menjabat Kabid Politik Dalam Negeri dan Ketahanan Nasional, Kesbangpol Sleman mengatakan bagi PNS, THR itu sangat dinanti.

Ia memaparkan, Idul Fitri sebagai hari yang spesial pasti akan menimbulkan pengeluaran yang lebih dari biasanya.

"Selama ini, gaji sudah dipas-pasin untuk hidup. Jadi THR itu bagai air di padang pasir, sehingga sangat diharapkan sekali," paparnya.

Namun demikian, dengan THR dirinya juga menjadi terpacut untuk bersemangat dalam bekerja.

"Ini bentuk perhatian ke pegawai sehingga bisa memacu kita untuk semangat," ucapnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: nto
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved