Gunungkidul

Gunungkidul Cultural Connectivity Diharapkan Dapat Dongkrak PAD Gunungkidul

GCC sendiri adalah program untuk mengenalkan budaya Gunungkidul secara luas.

Gunungkidul Cultural Connectivity Diharapkan Dapat Dongkrak PAD Gunungkidul
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribunjogja Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL - Gunungkidul Cultural Connectivity (GCC) merupakan satu diantara implementasi Smartcity di Kabupaten Gunungkidul yang bertujuan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Gunungkidul.

GCC sendiri adalah program untuk mengenalkan budaya Gunungkidul secara luas.

Kepala Dinas Komunikasi dan informatika Kabupaten Gunungkidul, Kelik Yuniantoro mengatakan dengan adanya GCC maka daya tarik wisata Gunungkidul tidak hanya berupa pemandangan alam namun juga budaya yang ada di Gunungkidul menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun internasional.

"Di dalam GCC sendiri nantinya akan dimasukkan sekaligus Gunungkidul Tourism Exchange, yaitu mengenalkan budaya dan wisata Gunungkidul secara masif melalui internet dalam hal ini media sosial," katanya, Rabu (15/5/2019).

Masih dalam Pembahasan, THR PNS di Gunungkidul Belum Bisa Dipastikan Jadwal Pencairannya

Ia menambahkan pengenalan budaya tersebut telah diintegrasikan dengan e-ticketing sebagai akses wisata ke Kabupaten Gunungkidul.

"Kami mencoba mengkolaborasikan budaya dengan wisata promosi kami berbasis daya analitik media sosial dengan e tiketing. Rencananya pada bulan Juli ini kami akan konsultasikan dengan pendamping dari pusat terkait pengembangan smartcity di Gunungkidul," katanya.

Pihaknya berharap tahun ini ada perubahan dari dana istimewa di dinas kebudayaan, program dan dapat teranggarkan maka satu tahapan implementasi sudah dapat berjalan.

Disnakertrans Gunungkidul Siapkan Posko Aduan THR

"Kami sudah komunikasikan program ini kepada Organisai Perangkat Daerah (OPD) terkait seperti dinas pariwisata dan dinas kebudayaan. Denan harapan program ini. Dapat segera diterapkan dan mempercepat implementasi GCC yang didalamnya terdapat Gunungkidul Tourism Exchange (GTE)," katanya.

Untuk mewujudkan program tersebut berjalan pemerintah Kabupaten Gunungkidul melakukan penandatanganan Memory of Understanding (MoU) dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia tentang program Gerakan Menuju 100 Smart City, Rabu (15/5/2019).

Penandatangan MoU itu dilakukan Bupati Gunungkidul, Hj. Badingah, S.Sos., bersama dengan Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Semuel Abrijani Pangerapan, disaksikan Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Rudiantara, Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, Ketua Apeksi Airin.

Usai penandatanganan MoU Bupati Badingah, menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika atas dipilihnya Kabupaten Gunungkidul sebagai salah satu daerah yang melakukan MoU ini.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Gunungkidul saya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika RI atas dipilihnya kabupaten Gunungkidul sebagai salah satu daerah yang melakukan MoU dengan Kementerian Kominfo RI tentang Gerakan Menuju 100 Smart City, semoga dengan dilakukannya kerja sama ini akan berdampak baik bagi masyarakat serta dapat mempercepat pembangunan Daerah”.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved