Pemilu 2019

Tindaklanjuti Rekomendasi Bawaslu, KPU Sleman Akan Gelar PSU 24 April

Tindaklanjuti Rekomendasi Bawaslu, KPU Sleman Akan Gelar Pemungutan Suara Ulang 24 April

Tindaklanjuti Rekomendasi Bawaslu, KPU Sleman Akan Gelar PSU 24 April
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Ketua KPU Sleman Trapsi Haryadi 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Ketua KPU Sleman Trapsi Haryadi memberi tanggapan terkait rekomendasi Bawaslu Sleman untuk dilakukannya Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan Pemungutan Suara Lanjutan (PSL).

Saat ditemui di Kantor KPU Sleman, Trapsi mengatakan pihaknya akan menggelar PSU terlebih dahulu.

"Pelaksanaannya akan dilakukan pada 24 April," kata Trapsi, Minggu (21/04/2019).

PSU diprioritaskan lantaran KPU Sleman telah menerima surat dari dua PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) dari Kecamatan Depok dan Cangkringan.

Masing-masing kecamatan mengajukan 1 TPS untuk dilakukan PSU. Sedangkan untuk PSL, Trapsi mengatakan akan belum dilakukan lantaran belum menerima surat pengajuan.

Bawaslu Sleman Rekomendasikan Pemungutan Suara Ulang dan Lanjutan

"Terkait PSU kami sudah meminta surat suara serta kelengkapan lain sesuai DPT ke KPU RI, melalui KPU DIY," ujarnya.

Sebelumnya Ketua Bawaslu Sleman Abdul Karim Mustofa mengatakan ada pelanggaran tata cara pemilih. Ada 2 TPS, masing-masing di Kecamatan Depok dan Cangkringan di mana pemilihnya menggunakan KTP-EL luar daerah.

Bawaslu menemukan 2 pemilih KTP-EL luar daerah di TPS 3 Argomulyo Cangkringan. Sedangkan di TPS 52 Caturtunggal, Depok diduga ada 22 pemilih KTP-EL luar daerah yang mencoblos.

"Kami sudah merekomendasikan dua TPS tersebut ke KPU Sleman agar dilakukan Pemungutan Suara Ulang," kata Karim melalui keterangan persnya.(tribunjogja I Alexander Ermando )

Penulis: Alexander Aprita
Editor: has
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved