Gunungkidul

Penataan Pantai di Gunungkidul Masih Tunggu DED

Penataan Pantai Baron di pesisir selatan Kabupaten Gunungkidul yang rencananya akan dilakukan pada tahun ini, mundur lantaran masih menunggu DED.

Penataan Pantai di Gunungkidul Masih Tunggu DED
Tribun Jogja
Panorama Pantai Drini dari Atas Bukit Watu Kodok 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Penataan Pantai Baron di pesisir selatan Kabupaten Gunungkidul yang rencananya akan dilakukan pada tahun ini, mundur lantaran masih menunggu Detail Engineering Desain (DED).

Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Harry Sukmono mengatakan, pada tahapan pertama yang akan dilakukan penataan adalah Pantai Drini yang sudah ada DED.

Empat Tahapan Make Up Ini Bikin Wajah Cantik Sempurna

"Penataan pantai pada tahun ini yang pertama adalah Pantai Drini terlebih dahulu, karena kan hanya merelokasi bangunan yang ada di pasiran ke belakang. Kalau Pantai Baron kan secara keseluruhan dan ini masih menunggu DED selesai," katanya pada Tribunjogja.com, Minggu (21/4/2019).

Ia berharap DED dapat segera diselesaikan pada tahun ini, setelah DED selesai maka Rancangan Angaran Biaya (RAB) pihaknya dapat langsung mengusulkan anggraan yang dibutuhkan untuk melakukan penataan Pantai Baron.

"Yang jelas penataan Pantai Baron akan dilakukan tahun depan, kita baru siapkan anggaran perencanaannya, dan pengadaan tanah di dinas tata ruang. Jadi pertama Drini dan kedua Baron nanti Pantai Krakal selanjutnya yang dilakukan penataan," ujarnya.

Tergiur Gaji Tinggi, Warga Gunungkidul Pilih Jadi TKI

Menurutnya dalam melakukan penataan ini ada beberapa kesulitan yang dihadapi yaitu ketika nanti relokasi dilakukan maka harus dapat mengakomodir seluruhnya.

"Sedangkan untuk Pantai Drini disiapkan anggaran sebesar kurang lebih Rp 800an juta untuk merelokasi pedagang yang berada di kawasan pasiran," katanya.

Sementara itu Bupati Gunungkidul, Badingah mengatakan masalah penataan pantai baru beberapa hari lalu sudah dirapatkan oleh pihak-pihak terkait.

"Nanti nota dinasnya baru mau disampaikan saya kita tunggu nanti pembahasan lebih lanjut," katanya singkat.(*)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved