Yogyakarta

Aplikasi Si Mobis Telah Bagikan Lebih dari 1 Juta Bibit Pohon

Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDAS HL) Serayu Opak Progo meluncurkan aplikasi Si Mobis.

Aplikasi Si Mobis Telah Bagikan Lebih dari 1 Juta Bibit Pohon
TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma Wardhani
Penyerahan bibit dari Kepala Biro Humas Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, Jati Wicaksono (kanan) kepada Kepala BPDAS HL Serayu Opak Progo, Sri Handayaningsih (kiri) sebagai simbol peluncuran aplikasi Si Mobis dalam acara Jogja Krearif#65 di Jalan Sudirman, Minggu (21/4/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDAS HL) Serayu Opak Progo meluncurkan aplikasi Si Mobis.

Aplikasi tersebut merupakan aplikasi permohonan bibit pohon secara online.

Kepala BPDAS HL Serayu Opak Progo, Sri Handayaningsih mengatakan untuk melindungi bumi, tidak bisa dilepaskan dari pohon.

Empat Tahapan Make Up Ini Bikin Wajah Cantik Sempurna

Oleh sebab itu, melalui peluncuran aplikasi tersebut Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI melalui BPDAS HL Serayu Opak Progo mengajak masyrakat untuk menanam pohon.

"Kalau bicara tentang penyelamatan bumi dan lingkungan, tidak bisa lepas dari pohon. Penanaman pohon ini juga berkaitan dengan bencana, seperti kita tahu belakangan ini banyak bencana yang terjadi, seperti banjir, tanah longsor, erosi, dan lain-lain. Makanya dengan aplikasi ini bisa mempermudah masyrakat untuk memperoleh bibit," katanya saat ditemui Tribunjogja.com dalam Jogja Kreatif #65, Minggu (21/4/2019).

Aplikasi tersebut, lanjutnya bisa diunduh secara gratis oleh masyarakat. Bibit yang disediakan pun gratis.

Dalam aplikasi tersebut, masyarakat bisa dengan mudah melihat jumlah stok bibit, lokasi, dan kapan harus diambil.

Jogja Kreatif #65, Ajak Masyarakat Hargai Perempuan dan Lestarikan Bumi

Untuk pengambilan bibit tersebut, masyarakat bisa mengambil Taman Hutan Raya (Tahura) Bunder, Gunung Kidul, sebagai tempat penyemaian permanen.

Meski bibit pohon tersebut didapatkan secara gratis, namun ada syarat yang harus dipenuhi oleh masyarakat.

Halaman
12
Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved