Kota Yogyakarta

KPU Kota Yogyakarta Sarankan Perusahaan Liburkan Karyawan pada 17 April

Ketua KPU Kota Yogyakarta, Hidayat Widodo mengatakan bahwa 17 April merupakan libur nasional.

KPU Kota Yogyakarta Sarankan Perusahaan Liburkan Karyawan pada 17 April
Ist
Pencoblosan Pemilu 2019 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta menyarankan perusahaan untuk libur pada 17 April.

Ketua KPU Kota Yogyakarta, Hidayat Widodo mengatakan bahwa 17 April merupakan libur nasional.

"Besok kan libur nasional, ya kalau KPU inginnya mewajibkan libur. Harapannya supaya karyawan bisa menggunakan hak pilihnya," katanya, Selasa (16/4/2019).

Caleg Jangan Khawatir, Jika Stres Kalah Pemilu Biaya Bakal Ditanggung BPJS

Meski demikian, ia mengakui tidak bisa memaksa perusahaan untuk libur pada pesta demokrasi mendatang.

Tak dapat dipungkiri bahwa ada kemungkinan industri yang akan rugi jika tutup.

Namun ia mengimbau supaya karyawan perusahaan bisa datang ke TPS untuk memberikan suara.

"Kalau pun memang tidak libur, jangan menghalang-halangi karyawan untuk memberikan suaranya saat Pemilu, nanti ada sanksinya. Mau dibikin gantian atau gimana,yang jelas semua karyawan harus bisa datang ke TPS,"sambungnya.

MK Tolak Gugatan Publikasi Quick Count Dipercepat Sebelum Pukul 15.00 WIB

Salah satu karyawan Bakpia 25, Nandita (22) pun diberi kelonggaran oleh tempatnya bekerja untuk pulang dan mencoblos di daerah asalnya.

Warga Pacitan itu rencananya akan menggunakan hak pilihnya di sana.

Kumpulan Ucapan Selamat Mencoblos Pemilu 2019 Rabu 17 April, Cocok Dikirim ke Teman Biar Tak Golput

Ia menjelaskan ada sekitar 80an karyawan yang bekerja di tempat pembuatan bakpia itu.

Sebagian ada yang pulang ke rumahnya, ada pulang yang memilih mencoblos di Kota Yogyakarta.

"Kalau saya pulang ke Pacitan, memang libur saya. Jadi bisa nyoblos di rumah. Kalau temen-temen ada juga yang nyoblos di rumah, kebanyakan dari Bantul dan Gunung Kidul. Jadi mereka pulang juga, nyoblos di rumah," jelasnya.

"Tetapi ada juga yang nyoblos di sini (kota Yogyakarta). Kemarin sudah diurus suratnya (A5), jadi bisa nyoblos juga meskipun nggak pulang," sambungnya.

Perusahaannya pun rencananya akan menggunakan sistem shift, sehingga ada sebagian yang masuk kerja pada sore hari, sehingga bisa mengikuti Pemilu terlebih dahulu. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved