Kota Yogyakarta

Haryadi Evaluasi Kondisi PDAM Saat Ini

Agus menambahkan, sejak 5-10 tahun terakhir pelayanan PDAM untuk pelanggan sudah 24 jam.

Haryadi Evaluasi Kondisi PDAM Saat Ini
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti saat melantik anggota dewan pengurus dan direktur bidang umum PDAM Tirtamarta Kota Yogyakarta, Selasa (16/4/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti melantik Anggota Dewan Pengawas PDAM Tirtamarta Kota Yogyakarta periode 2019-2023 Agus Tri Hariyono dan Direktur Bidang Umum PDAM Tirtamarta Kota Yogyakarta periode 2019-2024 Majiyo, di Grha Pandawa Balaikota Yogyakarta, Selasa (16/4/2019).

Pada kesempatan tersebut Hariyadi membeberkan beberapa poin evaluasi terkait kondisi PDAM Tirtamarta Kota Yogyakarta saat ini.

Ia mengatakan bahwa saat ini pelanggan PDAM mengalami penurunan. Salah satu penyebabnya karena kualitas air yang dikeluhkan keruh dan berbau.

PDAM Pastikan Air Bersih Mengalir ke NYIA Kulon Progo di Awal Maret

"Selain itu, aliran air tidak kontinyu. Karena mungkin jangkauan pipa PDAM terbatas. Hadirnya dewan pengawas ini diharapkan adanya pengawasan berkala di sumber air, pembangunan pipa baru di jalur startegis untuk peningkatan kapasitas, baik rumah tangga, dunia usaha, perkantoran, dan hotel," bebernya.

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Yogyakarta telah mengeluarkan regulasi bahwa hotel harus menggunakan air dari PDAM.

"Hotel pinginnya pakai air dari PDAM. Kalau ada masalah dengan pelanggan, yang dituntut PDAM. Maka kesiapan harus dilakukan. Begitu juga rumah tangga dan perusahaan sehingga bebas komplain," ungkapnya.

Ia juga membeberkan bahwa angka Non Revenue Water (NRW) atau air yang hilang ketika belum sampai ke pelanggan masih tinggi yakni 35 persen.

Angka tersebut lebih tinggi 2 persen di atas rata-rata nasional.

Haryadi Belum Bocorkan Nasib Moratorium Hotel di Kota Yogya

"Harapan saya, segera lakukan upaya perbaikan untuk mengatasi kebocoran air dalam sistem perpipaan kita. Memang rasanya mudah membuat pipa baru dari pada pipa Belanda. Tapi PDAM sudah ada sejak zaman belanda. Ini masalah di semuanya," ucap Haryadi.

Halaman
12
Penulis: kur
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved