PSS Masih Butuh Tambahan Pemain U-23 untuk Arungi Liga 1 Musim 2019

Seto Nurdiantoro mengatakan regulasi ini memang menjadi polemik tersendiri, karena baru dirilis mendekati kompetisi

PSS Masih Butuh Tambahan Pemain U-23 untuk Arungi Liga 1 Musim 2019
TRIBUNJOGJA.COM / Bramasto Adhy
PIALA PRESIDEN - Pemain PSS Sleman dalam laga Piala Presiden 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (5/3/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Regulasi yang ditetapkan PT LIB terkait kewajiban menyertakan tujuh pemain di bawah 23 tahun bagi setiap kontestan Liga 1 2019, memaksa PSS Sleman memutar otak.

Pasalnya, sampai sejauh ini, mereka masih kekurangan talenta muda.

Bagaimana tidak, di skuat Laskar Sembada kini baru terdapat empat pemain yang dengan usia di bawah 23 tahun, yakni Irsan Lestaluhu, Arie Sandy, Irham Zahrul Mila, serta Sidik Saimima. Praktis, untuk memenuhi regulasi, PSS masih butuh tambahan tiga nama.

Pelatih PSS, Seto Nurdiantoro, mengatakan regulasi ini memang menjadi polemik tersendiri, karena baru dirilis mendekati kompetisi.

Bukan tanpa sebab, timnya yang sudah dipersiapkan sejak jauh-jauh hari, sama sekali tidak didesain dengan pertimbangan aturan itu.

"Artinya, hampir setiap klub mengeluhkan di situ juga. Regulasi ini kan muncul berdekatan dengan kompetisi. Jadi, ada beberapa klub yang tidak siap, termasuk Sleman. Tapi, ini harus kita antisipasi," katanya.

Ia mengakui, dengan keberadaan regulasi ini, PSS pun mau tidak mau, harus kembali terjun di bursa transfer, untuk mencari pemain U-23.

Akan tetapi, dengan skuat yang sudah memasuki tahap finalisasi, bukan tidak mungkin, ada pemain lama yang harus tersingkir.

"Karena harus menambah di U-23, mungkin ada yang kita pinjamkan, terus masuk pemain muda. Jadi, kalau ada pemain yang progresnya tidak signifikan, ya kita pinjamkan saja. Tapi, ini masih dalam pertimbangan juga," cetusnya.

"Apalagi, secara posisi kita sudah lengkap. Artinya, untuk usia muda ini, kita juga masih pertimbangkan, apakah direkrut hanya untuk melengkapi, atau cari yang benar-benar punya potensi," tambah mantan pelatih PSIM Yogyakarta itu.

PSS sendiri sejatinya memiliki pemain U-23 mumpuni pada diri Hamdan Zamzani. Namun, bek tengah putra daerah tersebut, terlanjur dipinjamkan ke Sriwijaya FC beberapa waktu lalu.

Menurutnya, negosiasi terjalin, saat regulasi belum dirilis oleh operator kompetisi. 

"Regulasi itu muncul saat dia sudah proses ke sana (Sriwijaya FC). Rencana untuk memulangkannya ya ada. Tapi, semua sudah terjadi. Ya sudah, kita cari lagi," ucapnya. (*)

 

Penulis: aka
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved