Sleman

Para Tahanan Polisi Juga Bisa Nyoblos

Tercatat terdapat 130 tahanan dari jumlah total 213 tahanan di wilayah hukum Polda DIY yang dipastikan dapat menggunakan hak pilihnya saat 17 April 20

Para Tahanan Polisi Juga Bisa Nyoblos
Ist
Pencoblosan Pemilu 2019 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Seluruh masyarakat Indonesia yang memenuhi syarat berhak untuk menggunakan haknya untuk memilih dalam Pemilu 2019, tak terkecuali para tahanan kepolisian.

Tercatat terdapat 130 tahanan dari jumlah total 213 tahanan di wilayah hukum Polda DIY yang dipastikan dapat menggunakan hak pilihnya saat 17 April 2019 nanti.

Kabid Humas Polda DIY AKBP Yuliyanto saat diwawancari Senin (15/4/2019) memaparkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan KPU agar para tahanan dapat terfasilitasi dalam pemilu serentak nanti.

"Para tahanan juga berhak untuk memilih," ucapnya.

Baca: Polda DIY Kerahkan Personel untuk Amankan Jalannya Pencoblosan

Teknisnya, petugas tempat pemungutan suara (TPS) yang jaraknya tak jauh dari rutan akan datang dengan membawa surat suara dan bilik suara.

Seperti dicontohkan untuk tahanan di Polresta Jogja, nantinya petugas TPS Ngupasan yang mendatangi.

Sementara di Polres Kulonprogo nanti ada petugas dari TPS Kalinongko, sementara di Polres Sleman, nantinya akan didatangi petugas dari TPS Tridadi.

Sedangkan tahanan di Polres Gunungkidul akan dijadikan satu dengan TPS lapas Wonosari.

Baca: Polres Magelang Jamin Tidak Ada Intervensi atau Intimidasi Saat Pemungutan Suara

"Untuk Bantul, saya belum mendapat laporannya, tapi yang jelas mereka tetap akan terlayani. Polres sudah koordinasi dengan petugas TPS sekitar lokasi. Nanti saat pemungutan suara, akan di datangi oleh petugas tps," imbuhnya.

Adapun secara rinci, di Polda DIY terdapat lima tahanan yang bisa mencoblos, Polresta Yogyakarta ada 19 tahanan, Polres Sleman sebanyak 53 tahanan, Polres Bantul ada 14 tahanan, dan Polres Kulonprogo ada 23 tahanan, dan Polres Gunungkidul 16 tahanan.

"Para tahanan itu akan melakukan pemilihan di lingkungan rumah tahanan (rutan). Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan," terangnya.

Sedangkan untuk waktu pelaksanaan pemungutan suara, Yuliyanto mengatakan pihaknya tengah berkoordinasi dengan KPU dan akan disesuaikan dengan waktu yang diizinkan.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: nto
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved