Bantul

Monitoring Logistik Pemilu, Bupati Suharsono Imbau Masyarakat Jangan Golput

Warga diharapkan ikut berperan aktif ke tempat pemungutan suara dan jangan menjadi golongan putih (golput).

Monitoring Logistik Pemilu, Bupati Suharsono Imbau Masyarakat Jangan Golput
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Bupati Bantul Drs Suharsono bersama Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih dan Sekda Bantul Helmi Jamharis seusai melakukan monitoring logistik pemilu di Kretek Bantul Senin (15/4/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Bupati Bantul Drs Suharsono mengimbau masyarakat untuk menyalurkan hak suaranya pada 17 April 2019 mendatang.

Warga diharapkan ikut berperan aktif ke tempat pemungutan suara dan jangan menjadi golongan putih (golput).

"Semua ikut berpartisipasi, berperan aktif, jangan sampai golput,"kata Suharsono seusai monitoring logistik pemilu di Desa Donotirto, Kretek, Bantul, Senin (15/4/2019).

Sebagai Kepala Daerah ia sendiri mengaku sudah turun ke kaum Rois se-Kabupaten Bantul untuk meminta mensosialisasikan kepada warganya supaya ikut berpartisipasi dalam pemilihan umum.

Baca: Terbentur Putusan MK, Ribuan Mahasiswa yang Kuliah di Yogyakarta Terancam Golput

"Saya tidak mengarahkan. Bahwa kedua-dua calon Presiden baik dan pesta demokrasi harus dilakukan. Jangan sampai ada golput," tegasnya lagi.

Menurut dia, kaum Rois merupakan ujung tombak dari pemerintah daerah.

Baca: Dikawal Polisi, KPU Bantul Distribusikan Logistik Pemilu di Enam Kecamatan

Perannya sangat dibutuhkan untuk menjaga ketenangan, ketertiban dan keamanan dilingkungan masyarakat.

"Kaum Rois itu ujung tombak dari pemerintah daerah. Kalau polisi seperti Polsek-polsek, Babhinkamtibmas. Kalau dari pemerintah daerah saya anggap kaum Rois langsung bersentuhan dengan masyarakat," terang dia.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved