Yogyakarta

Masyarakat Diperbolehkan Copot APK dengan Berkoordinasi Lebih Dulu

Perlu ada peran aktif dari masyarakat untuk ikut serta menurunkan dan melepas APK di lingkungan masing-masing.

Masyarakat Diperbolehkan Copot APK dengan Berkoordinasi Lebih Dulu
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Sejumlah APK yang sufah dicopot dan dikumpulkan di Gudang Satpol PP DIY. 

TRIBUNJOGJA.COM - Mengingat jenis yang beragam dan jumlah APK yang sangat banyak, Bawaslu DIY mengamini jika petugas cukup dibuat kewalahan ketika harus melepas semua jenis APK di DIY.

Termasuk APK yang berada di lokasi jauh dari akses jalan, seperti akses jalan masuk desa yang atau jalan-jalan kecil lainnya.

Oleh sebab itu, disadari memang perlu ada peran aktif dari masyarakat untuk ikut serta menurunkan dan melepas APK di lingkungan masing-masing.

Baca: Menikmati Manis-Gurihnya Gurameh Bakar Ala Jambon Resto

Dengan catatan, berkoordinasi terlebih dahulu dengan Panwaslu kabupaten atau Panwascam Kecamatan dan Panwaslu Desa untuk lingkup yang lebih kecil.

“Sebenarnya diperbolehkan melepas APK karena memang sekarang masa tenang. Tapi masyarakat hendaknya berkoordinasi terlebih dahulu dengan petugas berwenang, misalnya Panwascam atau Panwaslu desa. Akan lebih baik lagi jika nanti proses pelepasan APK di lingkungan dilakukan secara terkoordinir,” kata Ketua Bawaslu DIY, Bagus Sarwono pada Tribunjogja.com.

Baca: Satpol Pol PP Gunungkidul Razia PNS, Honorer serta Pelajar

Koordinasi ini dirasa penting, demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

Misalnya potensi gesekan dengan pihak tertentu karena proses penurunan atau pelepasan APK dilakukan dengan cara asal-asalan. Misalnya asal dirusak, ditusuk benda tajam atau dirobek pada bagian-bagian tertentu.

“Jadi melepas APK ini juga tidak sembarangan. Kita ada etikanya melepas baliho supaya tidak menimbulkan kesan merusak. Kecuali memang benar-benar kondisinya darurat ya. Terpaksa kita lakukan. Tapi kita akan berusaha untuk sebisa mungkin melepas penuh APK tanpa merusaknya,” kata Bagus. (*)

Penulis: sus
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved