Yogyakarta

KPU DIY Pastikan Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Dapat Terlayani Hak Pilihnya

KPU DIY memastikan para pemilih yang tengah menjalani rawat inap di rumah sakit dapat terlayani hak pilihnya dengan baik pada Pemilu 17 April.

KPU DIY Pastikan Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Dapat Terlayani Hak Pilihnya
Ist
Pencoblosan Pemilu 2019 

Laporan Reporter Tribun Jogja Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - KPU DIY memastikan para pemilih yang tengah menjalani rawat inap di rumah sakit dapat terlayani hak pilihnya dengan baik pada Pemilu 17 April.

Ketua Perencanaan, Data dan Informasi KPU DIY, Wawan Budiyanto mengatakan, bagi pasien rumah sakit yang telah memiliki Formulir A5 atau atau surat pindah memilih maka telah tercantum dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dan dapat melakukan pencoblosan pada pukul 07.00 - 13.00 WIB.

"Hak untuk pemilih DPTb pukul 07.00 - 13.00 WIB tapi tetep harus memperhatikan, karena pelayanan di TPS tetap harus berjalan," ujar Wawan, Senin (15/4/2019).

Selain itu, KPU DIY juga telah menyiapkan surat suara bagi para pemilih yang namanya sudah tercantum dalam DPTb.

Baca: Potensi Kerawanan Jadi Deteksi Dini KPU DIY

Yang penting, para pemilih yang tercantum dalam DPTb tersebut wajib membawa Formulir A5 pada saat hari pemungutan suara.

Apabila ada kekurangan surat suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS), kata Wawan, sesuai Peraturan KPU, maka bisa memindah surat suara dari satu TPS ke TPS terdekat.

"Sepanjang itu masih dilakukan untuk mengakomodasi pemilih di rumah sakit ya kita akan lakukan itu. Kan ada TPS di sekitar rumah sakit itu yang mengampu. Kalau surat suara kurang, kita carikan dari TPS terdekat dalam satu desa yang sama," ujarnya.

Untuk itu, KPU DIY berupaya untuk memastikan para pemilih dapat terlayani dengan baik.

Baca: Bupati Magelang Tinjau Pembangunan Gedung Rawat Inap RSUD Muntilan

Meskipun jika nantinya ada proses perpindahan surat suara, maka surat suara tersebut akan diambilkan dari TPS lain yang masih berada dalam satu kelurahan yang sama.

Untuk melayani pemilih yang berada di rumah sakit, kata Wawan, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang akan mendatangi satu rumah sakit ke rumah sakit lainnya.

"Nanti ada sebagian dari petugas TPS yang datang ke rumah sakit untuk melayani pasiennya. Jadi pasiennya tetap di rumah sakit," tuturnya kepada Tribunjogja.com.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved