Advertorial

Kesbangpol Sleman Turut Berupaya Meningkatkan Jumlah Pemilih

Badan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sleman pastikan pemilih dalam Pemilu 2019 mengalami peningkatan jumlah.

Kesbangpol Sleman Turut Berupaya Meningkatkan Jumlah Pemilih
Ist
Pencoblosan Pemilu 2019 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Badan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sleman pastikan pemilih dalam Pemilu 2019 mengalami peningkatan jumlah.

Indra Darmawan, Kabid Politik Dalam Negeri dan Ketahanan Nasional, Kesbangpol Sleman mengatakan pihaknya sudah berupaya untuk merangkul lebih banyak lagi pemilih.

"Untuk sementara kita sampai di angka 82% dari seluruh jumlah suara di Kabupaten Sleman. Jumlah pemilih yang hadir di TPS untuk tahun ini diharapkan bisa meningkat. Itu salah satu ukuran keberhasilan pemilu," jelasnya, Senin (15/4/2019).

Baca: Badan Kesbangpol DIY Minta Masyarakat Tertib Berkampanye

Di Pemilu sebelumnya, banyak pemilih yang kurang tertarik datang ke TPS dan berpartisipasi.

Menurutnya hal itu justru merugikan diri sendiri juga sebagai warga negara.

Padahal dengan memberikan suaranya, berarti dapat turut menentukan arah bangsa.

Maka dari itu, pihaknya sejak tahun kemarin sudah banyak melakukan sosialisasi ke 17 kecamatan yang ada di Sleman.

Sosialisasi tersebut terkait pemilu, maupun pemilih pemula.

Selain itu, juga dilakukan bentuk publikasi melalui media seperti radio, televisi dan surat kabar.

Baca: Kesbangpol Sleman: Tindak-tanduk Massa Pendukung Jadi Tanggung Jawab Parpol

Tak bergerak sendiri, pihaknya juga menggandeng partai politik untuk turut memberikan pendidikan politik ke masyarakat. Salah satunya dengan Forum Komunikasi Antar Partai Politik.

"Kami menawarkan ke mereka (parpol), kira-kira apa yang dibutuhkan dalam rangka untuk menumbuhkan pendidikan politik ke masyarakat, maka dilakukanlah seminar-seminar dari forum ini," terangnya.

Menurutnya, pendidik politik sangat penting, dan itu tidak hanya dapat ditempuh melalui pendidikan formal saja. Sosialisasi, seminar dan publikasi juga merupakan bentuk pendidikan politik ke masyarakat.

Terakhir, dalam kesempatan itu, ia berharap agar seluruh masyarakat yang berhak dapat hadir ke TPS pada 17 April nanti.

"Kami mengharapkan masyarakat semuanya bisa hadir di TPS, dan memilih sesuai dengan hati nurani dan keinginan masing-masing. Jangan sia-siakan suara, karena suara itu sangat menentukan masa depan bangsa," tutupnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: nto
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved