Pendidikan

Dies Natalis ke-15, HMTA INTY Gelar Seminar Nasional

Kegiatan yang merupakan acara puncak Dies Natalis HMTA ke-15 ini bertujuan untuk memperkaya khasanah ilmu pengetahuan.

Dies Natalis ke-15, HMTA INTY Gelar Seminar Nasional
istimewa
Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan (HMTA) Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) menggelar seminar nasional yang mengagkat tema 'The Application of the Nature Conservation of Indonesia Mining System'. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan (HMTA) Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) menggelar seminar nasional yang mengagkat tema 'The Application of the Nature Conservation of Indonesia Mining System'.

Seminar ini menghadirkan pembicara Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Bambang Gatot Ariyono, Ketua Umum Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) Rizal Kasli, Guru Besar Teknik Pertambangan ITB Komang Anggayana, General Manager Operation dan Kepala Teknik Tambang PT Mifa Bersaudara Adi Risfandi.

Rektor ITNY, Ircham mengatakan, kegiatan yang merupakan acara puncak Dies Natalis HMTA ke-15 ini bertujuan untuk memperkaya khasanah ilmu pengetahuan.

Baca: Menikmati Manis-Gurihnya Gurameh Bakar Ala Jambon Resto

"Seminar ini merupakan wadah temu ilmiah bagi mahasiswa untuk memperkaya ilmu khususnya petambangan," ujarnya.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Bambang Gatot Ariyono menuturkan, mineral dan batubara (minerba) merupakan sumber daya alam (SDA) yang tidak terbarukan dan perlu menerapkan kaidah teknik pertambangan yang baik dalam pengelolaannya. 

Menurutnya, peranan industri pertambangan minerba sebagai prime mover pembangungan ekonomi daerah dan sumber penerimaan negara masih diperlukan.

"Pemanfaatan minerba didorong untuk pemenuhan kebutuhan domestik termasuk upaya PNT. Optimalisasi cadangan dengan pelaksanaan konservasi minerba  merupakan salah satu upaya untuk menjamin keberlanjutan industri pertambangan," kata dia.

Baca: ITNY Gelar Kuliah Tamu Proses Permesinan dan Mesin Perkakas CNC

Dengan terus berkembangnya kegiatan produksi pertambangan minerba, kata dia, ketersediaan cadangan semakin terbatas.

Potensi cadangan minerba pada masa yang akan datang berpeluang untuk dioptimalkan dengan sistem tambang bawah tanah.

Maka diperlukan, penguasaan teknologi dan    kesiapan SDM yang handal.

"Pemerintah terus melakukan pembinaan dan pengawasan kegiatan usaha pertambangan untuk menjamin terlaksananya kaidah teknik pertambangan yang baik dan melakukan penyederhanaan regulasi agar investasi semakin mudah dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat," jelasnya. (*)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved