Pemilu 2019

Bisakah Mencoblos Setelah Pukul 13.00? Ini Penjelasan KPU

Komisi Pemilihan Umum menjelaskan pemilih masih diperkenankan untuk mencoblos setelah pukul 13.00.

Bisakah Mencoblos Setelah Pukul 13.00? Ini Penjelasan KPU
Tribun Jogja/ Santo Ari
Logistik Pemilu 2019 mulai dari kotak suara, surat suara, perlengkapan pencoblosan dan kelengkapan lainnya mulai didistribusikan oleh KPU Sleman dengan pengawalan ketat dari kepolisian, Sabtu (13/4/2019) 

Bisakah Mencoblos Setelah Pukul 13.00? Ini Penjelasan KPU

TRIBUNJOGJA.COM - Pemungutan suara untuk Pemiluhan Umum (Pemilu) 2019 akan dilaksanakan Rabu (17/4/2019).

Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah memiliki hak pilih bisa mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) mulai pukul 07.00 hingga pukul 13.00 waktu setempat.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjelaskan pemilih masih diperkenankan untuk mencoblos setelah pukul 13.00.

Baca: Mengenal Lima Jenis Surat Suara Pada Pemilu 2019

Namun pemilih yang diperkenankan untuk mencoblos setelah pukul 13.00 untuk beberapa ketentuan.

"Ya (pemilih masih dapat mencoblos setelah pukul 13.00 dengan beberapa ketentuan)," jelas Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputrasaat dihubungi Kompas.com, Senin (15/4/2019).

Ketentuan tersebut tertuang dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 9 Tahun 2019 tentang Perubahan atas PKPU Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara dalam Pemilihan Umum.

Pada Pasal 46 ayat (1) huruf b PKPU Nomor 9 Tahun 2019, pemilih yang diperbolehkan untuk mencoblos setelah pukul 13.00 yaitu pemilih yang sedang menunggu gilirannya untuk memberikan suara dan telah dicatat kehadirannya.

Baca: Prosedur Pencoblosan untuk Pemilih yang Menggunakan Form A5 dan Surat Suara yang Dicoblos

Selain itu, pemilih yang sudah hadir dan berada dalam antrean untuk mencatatkan kehadirannya juga masih diperbolehkan untuk memilih di atas pukul 13.00.

Kehadiran pemilih tersebut tercatat dalam form model C7, yang terbagi untuk pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), Daftar Pemilih Tambahan (DPTb), dan Daftar Pemilih Khusus (DPK).

Berikut bunyi Pasal 46 PKPU Nomor 9 Tahun 2019: Pasal 46: (1) Pada pukul 13.00 waktu setempat, ketua KPPS mengumumkan yang diperbolehkan memberikan suara hanya Pemilih yang:

a. sedang menunggu gilirannya untuk memberikan suara dan telah dicatat kehadirannya dalam formulir Model C7.DPT- KPU, Model C7.DPTb-KPU dan Model C7.DPK- KPU; atau

b. telah hadir dan sedang dalam antrean untuk mencatatkan kehadirannya dalam formulir Model C7.DPT-KPU, Model C7.DPTb-KPU dan Model C7.DPK-KPU.

(2) Setelah seluruh Pemilih selesai memberikan suara sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ketua KPPS mengumumkan kepada yang hadir di TPS bahwa Pemungutan Suara telah selesai dan akan segera dilanjutkan rapat Penghitungan Suara di TPS.(*)

Editor: Rina Eviana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved