Kota Yogya

Bawaslu Targetkan Kota Yogya Segera Bersih dari APK

Alat Peraga Kampanye berjumlah 15.000 buah yang tersebar di seluruh Kota Yogyakarta.

Bawaslu Targetkan Kota Yogya Segera Bersih dari APK
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Sejumlah APK yang sufah dicopot dan dikumpulkan di Gudang Satpol PP DIY. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ketua Bawaslu Kota Yogyakarta, Tri Agus Inharto menargetkan seluruh Alat Peraga Kampanye (APK) yang setidaknya berjumlah 15.000 buah yang tersebar di seluruh Kota Yogyakarta, dapat bersih pada Senin (15/4/2019) sore.

"Kendalanya ada, yakni karena jumlahnya banyak sekali. Selain itu kesulitannya kalau ada bendera yang dipasang di atas pohon yang tinggi. Kami kesulitan menurunkan," bebernya pada Tribunjogja.com, Senin (15/4/2019).

Ia menjelaskan, bahwa sebenarnya dari peserta Pemilu juga ada yang ikut serta mencopot sendiri APK yang sudah mereka pasang.

Baca: Menikmati Manis-Gurihnya Gurameh Bakar Ala Jambon Resto

Namun jumlahnya sangat sedikit dan tidak sebanding dengan ribuan APK yang tersebar di Kota Yogyakarta.

"Semua APK yang kami tertibkan, kami simpan di gudang Satpol PP DIY. Bisa diambil kembali oleh peserta Pemilu. Tapi bila setelah Pemilu belum diambil, akan kami musnahkan," tuturnya.

Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta,

Agus Winarto menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Bawaslu Kota Yogyakarta.

Baca: Kesbangpol Sleman Turut Berupaya Meningkatkan Jumlah Pemilih

Koordinasi tersebut menghasilkan keputusan bahwa pelepasan APK dimulai pada minggu dini hari, tepatnya pukul 00.00 dimulai di masing-masing kecamatan dengan melibatkan unsur Panwascam, Polsek, Koramil dan Satpol PP.

"Beberapa kecamatan ada yang melakukan pergerakan Senin (15/4) pagi dimulai pukul 09.00. Secara keseluruhan, untuk mami di kota bergerak pada H-2 dan H-1," ucapnya.

Agus menambahkan, bila mengalami kesulitan dalam penertiban APK, maka pihaknya akan melakukan beberapa langkah taktis. Misalkan untuk menangani APK yang besar dan sulit dijangkau.

"Kalau baliho yang besar dan tinggi, nanti akan kita turunkan dengan crane," imbuhnya.(*) 

Penulis: kur
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved