Sleman

Bawaslu Sleman Akan Pantau Partisipasi DPTb di Hari Pencoblosan

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sleman akan melakukan pengawasan dan pemantauan saat hari pencoblosan pada 17 April nanti.

Bawaslu Sleman Akan Pantau Partisipasi DPTb di Hari Pencoblosan
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Ketua Bawaslu Sleman, Abdul Karim Mustofa 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sleman akan melakukan pengawasan dan pemantauan saat hari pencoblosan pada 17 April nanti.

Ketua Bawaslu Sleman Abdul Karim Mustofa mengatakan pihaknya terutama akan memantau partisipasi pemilih yang terdapat dalam DPTb (Daftar Pemilih Tambahan).

"Kami akan memantau apakah hak pilih mereka tetap terakomodir di TPSnya," kata Karim di Kantor KPU Sleman, Senin (15/04/2019).

Baca: Antisipasi Surat Suara Kurang, KPU Sleman Terapkan Sistem Geser

Karim mengatakan pihaknya terutama akan memantau pelaksanaan Pemilu di 3 kecamatan yaitu Depok, Mlati, dan Gamping. Sebab persebaran pemilih A5 di sana tergolong besar.

Ia juga menyadari bahwa akan ada potensi kekurangan surat suara di TPS yang berpotensi membludak oleh pemilih.

Ia pun menyetujui solusi KPU Sleman berupa pergeseran surat suara.

"Selama sesuai regulasi itu diijinkan, ini demi pemerataan penggunaan hak pilih," kata Karim.

Baca: Bawaslu Sleman Menurunkan 154 APK di hari Pertama Masa Tenang

Sebelumnya, Ketua KPU Sleman Trapsi Haryadi menyatakan akan menerapkan sistem geser surat suara, dari TPS yang masih memiliki sisa surat suara ke TPS yang kekurangan.

Meski semua TPS telah menerima logistik sesuai DPT plus 2 persen, namun Trapsi mengatakan bahwa potensi kekurangan surat suara bisa terjadi.

"Pergeseran surat suara bisa dilakukan asal sesuai kesepakatan petugas di TPS dan aturan yang berlaku," katanya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved