Bantul

Bawaslu Bantul Petakan Potensi Kerawanan di TPS saat Pencoblosan

Namun demikian, ada sejumlah potensi kerawanan yang perlu diwaspadai ketika hari pencoblosan di tempat pemungutan suara.

Bawaslu Bantul Petakan Potensi Kerawanan di TPS saat Pencoblosan
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Anggota Bawaslu Bantul Bidang Pengawasan, Humas dan Hubungan antar Lembaga Supardi 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Anggota Bawaslu Bantul Bidang Pengawasan, Humas dan Hubungan antar Lembaga Supardi mengungkapkan data kerawanan pemilu di Kabupaten Bantul sampai saat ini masih diolah di tingkat nasional.

Namun demikian, ada sejumlah potensi kerawanan yang perlu diwaspadai ketika hari pencoblosan di tempat pemungutan suara.

"Pertama dari sisi SDM KPPS [kelompok penyelenggara pemungutan suara]. Bisa jadi kapasitasnya kurang. Apalagi pemilihan sekarang lima kotak suara," kata Supardi, ditemui seusai meninjau logistik pemilu di desa Donotirto, Kretek Bantul, Senin (15/4/2019).

Baca: Monitoring Logistik Pemilu, Bupati Suharsono Imbau Masyarakat Jangan Golput

Selain KPPS, potensi kerawan lainnya menurut Supardi ada pada packing logistik.

Karena Pemilu tahun ini dilakukan serentak antara legislatif dengan pemilihan Presiden sehingga bisa terjadi surat suara tertukar.

Misalkan saja, ia mencontohkan, surat suara legislatif untuk daerah pemilihan Provinsi ada dua.

Dapil dua dan dapil tiga.

"Ada kemungkinan dapil dua masuk ke dapil tiga. Atau sebaliknya," terang Supardi.

Potensi kerawan lain, ada pada setting logistik yang masuk ke dalam kotak suara.

Supardi mencontohkan seperti yang terjadi di Desa Karangtengah Kecamatan Imogiri.

Logistik kotak suara yang dikirim oleh KPU Bantul ternyata belum lengkap.

Baca: Pembersihan APK di Bantul Mulai Besok, H-1 Harus Bersih

Selain itu, potensi kerawanan lain kata Supardi kaitannya ketidaknetralan dari KPPS yang bertugas di tempat pemungutan suara.

Ia mencontohkan pengalaman tahun 2014 terjadi di Banguntapan ada seorang KPPS tidak netral.

"Mudah-mudahan dari awal KPPS ini sudah ter-screnning dengan baik sehingga netralitas di pertahankan betul," ujar dia.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved