Jawa

Saksi Parpol Dilarang Gunakan Atribut Partai Selama Pungut dan Hitung Suara

Hal ini dilakukan agar suasana pemungutan suara tetap berjalan dengan netral, hingga selesai perhitungan suara.

Saksi Parpol Dilarang Gunakan Atribut Partai Selama Pungut dan Hitung Suara
Ist
Pencoblosan Pemilu 2019 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magelang memberikan larangan kepada para saksi partai politik untuk menggunakan atribut yang mencitrakan peserta pemilu selama tahap pungut dan hitung suara, 17 April 2019 nanti.

"Saksi dilarang mengenakan dan membawa atribut yang mencitrakan salah satu peserta pemilu. Logo, nama partai maupun nomer urut dan citra diri peserta pemilu tidak boleh masuk TPS," kata Komisiner KPU Kabupaten Magelang Dwi Endys Mindarwoko SE, Minggu (14/4/2019).

Hal ini dilakukan agar suasana pemungutan suara tetap berjalan dengan netral, hingga selesai perhitungan suara.

Selain hal tersebut, Endys mengatakan, sesuai Peraturan KPU, KPPS juga punya kewajiban untuk membersihkan APK dan BK sampai 200 meter dari TPS.

Baca: Ribuan APK Dicopot, Kabupaten Magelang Harus Steril Selama Masa Tenang

"KPPS bersama PTPS kita harapkan bisa kompak dan solid. Radius 200 meter dari TPS harus bersih dari APK dan BK," kata Endys.

KPU bersama Bawaslu Kabupaten Magelang sendiri mulai melakukan penetiban APK, saat masa tenang ini. Mereka melibatkan Polres Magelang, 21 Polsek, Sapol-PP, Kesbangpol, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perhubungan (Dishub), DPU, PLN, dan BPBD Kabupaten Magelang.

"Sebanyak 88 personel dari lintas intansi bergabung untuk penurunan APK. Di setiap kecamatan ada Tim Panwaslucam dan Polsek setempat yang akan membantu," kata Endys.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved