Jawa

Ribuan APK Dicopot, Kabupaten Magelang Harus Steril Selama Masa Tenang

Hal ini menyusul masa kampanye yang telah berakhir pada Sabtu (13/4/2019), sehingga segala macam bentuk kampanye ditiadakan

Ribuan APK Dicopot, Kabupaten Magelang Harus Steril Selama Masa Tenang
istimewa
Petugas gabungan dari Bawaslu Kabupaten Magelang, KPU, Polres, Satpol PP, DLH, PU melakukan pelepasan APK di wilayah kecamatan di Kabupaten Magelang, Minggu (14/4/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Magelang menurunkan ribuan Alat Peraga Kampanye (APK) yang terpasang di wilayah Kabupaten Magelang, Minggu (14/4/2019).

Hal ini menyusul masa kampanye yang telah berakhir pada Sabtu (13/4/2019), sehingga segala macam bentuk kampanye ditiadakan, baik berupa kampanye terbuka, kampanye terbatas, hingga iklan kampanye atau APK.

Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, M Habib Shaleh, mengatakan, pihaknya mulai melakukan pencopotan APK, setelah kampanye terbuka berakhir pada Sabtu 13 April 2019 pukul 00.00.

Tanggal 14 April 2019 dini hari sudah masuk masa tenang.

Baca: Logistik Pemilu di Kabupaten Magelang Mulai Didistribusikan

"Hari ini, kami memulai melakukan giat pencopotan APK di 20 kecamatan, hasilnya belum kita hitung, karena jumlahnya banyak, tetapi yang jelas ada ribuan APK yang kita copot, mulai dari spanduk, baliho, rontek, bendera, semua yang ada unsur kampanye kita lepas," kata Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, M Habib Shaleh, Minggu (14/4/2019).

Pelepasan APK dilakukan oleh segenap anggota dari Bawaslu Kabupaten Magelang dan seluruh jajaran pengawas di tiap desa dan kecamatan, KPU Kabupaten Magelang, Satpol PP Kabupaten Magelang, Polres Magelang, DLH dan PU Kabupaten Magelang.

Ada 20 kecamatan yang dilakukan penertiban APK. Petugas menyasar seluruh APK yang ada mulai dari baliho, spanduk, rontek, bendera, dan semua yang memiliki unsur kampanye dilepas.

Sementara untuk Kecamatan Ngluwar, pelepasan APK akan dilakukan besok.

Bawaslu dan KPU Kabupaten Magelang sendiri mengimbau partai politik, tim pemenangan, tim kampanye dan relawan untuk menggelar aksi simpatik bersama-sama, menurunkan APK secara mandiri dan serentak pada Minggu dini hari 14 April 2019 pukul 00.01.

Baca: Ribuan Pemilih Pindah Memilih ke Magelang, Didominasi Santri

Ia menegaskan selama masa tenang tidak boleh lagi ada kampanye dalam bentuk apapun, seperti kampanye terbuka, kampanye terbatas, iklan kampanye hingga kampanye dalam bentuk lain.

Selain itu, kampanye lewat medsos juga sudah tidak boleh lagi.

"Jika biasanya banyak caleg dan tim kampanye berkampanye melalui media sosial, mulai sekarang sudah tidak boleh lagi. Semua Alat Peraga Kampanye (APK) harus diturunkan dan Bahan Kampanye (BK) disimpan," katanya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved