Yogyakarta

Pemprov Rumuskan Parameter Kinerja untuk Tukin PNS

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DIY melalui badan pengelola keuangan dan Aset (BPKA) tengah merumuskan rencana pemberian tunjangan kinerja (tukin) bagi

Pemprov Rumuskan Parameter Kinerja untuk Tukin PNS
istimewa
Kepala BPKA DIY, Bambang Wisnu Handoyo 

Laporan Reporter Tribun Jogja,  Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DIY melalui badan pengelola keuangan dan Aset (BPKA) tengah merumuskan rencana pemberian tunjangan kinerja (tukin) bagi pegawai.

Perumusan dan persiapan untuk pemberian tukin yang ditarget tahun 2020 mendatang ini diperkirakan memakan waktu sekitar enam bulan.

“Sebetulnya untuk menyiapkan tukin ini cepat, enam bulan selesai dan tahun 2020 bisa diberikan. Kami harus merumuskan kinerja itu apa, target kinerja dan output kinerja,” ujar Kepala BPKA DIY, Bambang Wisnu Handoyo kepada Tribun Jogja, Minggu (14/4/2019).

Baca: Pemprov DIY Targetkan Perumuskan Parameter Kinerja Untuk Tukin 2020 Selesai Dalam 6 Bulan

Bambang menjelaskan, persoalan perumusan kinerja berikut target dan output kinerja itu bukan persoalan yang sederhana.

Tukin juga bukan semata-mata membagikan uang sesuai dengan kapasitas seorang PNS.

“Kinerja itu nanti ada parameternya. Sekarang pertanyaannya, Bawaslu, Bappeda apa Kesbangpol, penting mana? Atau, Sat Pol PP dan BPKA penting mana? Ini pertanyaan sulit khan, karena semuanya penting, namun ada ukuran kinerja dan targetnya,” urainya.

Pihaknya pun tidak akan gegabah dalam merumuskan target kinerja dan output kinerja.

Termasuk, pamameter kinerja di organisasi pemerintah daerah (OPD), hingga kinerja bidang, seksi dan staf.

Untuk itu, perumusan kinerja ini memerlukan waktu yang cukup dan menghasilkan keputusan yang matang.

Halaman
123
Penulis: ais
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved