Yogyakarta

Parameter Tukin Harus Obyektif

Di sisi lain dalam manajemen ASN modern mensyaratkan kesejahteraan menjadi bagian tidak terpisahkan dari kinerja yang semakin bagus dan positif.

Parameter Tukin Harus Obyektif
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja,  Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA. COM,  YOGYA - Wakil Ketua DPRD DIY, Arif Noorhartanto mengatakan, terkait tukin, penilaian yang harus dilaksanakan secara obyektif mendasarkan pada instrumen yang fair.

Parameter ini, sebut Inung harus dibahas secara mendalam di internal eksekutif dan disepakati bersama. 

Adanya tukin ini, paparnya, jika dilaksanakan secara optimal bisa menjadi seleksi alam bagi pegawai yang tidak produktif.

Baca: Tukin Harus Optimalkan Kinerja PNS

“Kalau yang kerjanya tidak bagus dan kurang produktif maka seharusnya terpinggirkan dan ini alamiah terjadi. Dan, harus ada upaya pembinaan untuk peningkatan kualitas ASN ke depannya,” urainya.

Di sisi lain dalam manajemen ASN modern mensyaratkan kesejahteraan menjadi bagian tidak terpisahkan dari kinerja yang semakin bagus dan positif.

Baca: Pemprov Rumuskan Parameter Kinerja untuk Tukin PNS

Dibandingkan dengan TPP atau tunjangan daerah, tukin berbasis penilaian dan kriteria akan lebih objektif.

Selain itu, Inung juga berharap ada seleksi terbuka untuk semua posisi dan jabatan.

Sehingga, kapabilitas dan kompetensi para ASN akan semakin terlihat.

Hal ini juga menjadi bagian dari manajemen ASN keseluruhan dan amanat dari UU nomor 5 tahun 2014 sehingga bagi daerah harus melakukan berbagai langkah penyesuaian. (TRIBUNJOGJA.COM) 

Penulis: ais
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved