Sleman

Bawaslu Sleman Menurunkan 154 APK di hari Pertama Masa Tenang

Penertiban ini akan dilakukan secara bertahap hingga nanti pada H-1 harapannya tidak ada lagi APK yang terpasang.

Bawaslu Sleman Menurunkan 154 APK di hari Pertama Masa Tenang
istimewa
Bawaslu Sleman berkoordinasi dengan Satpol PP Sleman menertibkan APK yang terpasang di billboard, Minggu (14/4/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Memasuki masa tenang jelang pemilu, Bawaslu Sleman bekerja sama dengan Satpol PP Sleman mulai menertibkan alat peraga kampanye (APK), Minggu (14/4/2019).

Penertiban ini akan dilakukan secara bertahap hingga nanti pada H-1 harapannya tidak ada lagi APK yang terpasang.

Di hari pertama, mereka telah menertibkan 154 APK, masing-masing yakni 114 APK di Depok dan 40 APK di Gamping.

Kordiv Hukum, Data dan Informasi Bawaslu Sleman Arjuna al Ichsan Siregar mengatakan APK yang ditertibkan nanti akan dibawa oleh Satpol PP dan disimpan di gudang.

Namun APK tersebut tetap bisa diambil oleh pemiliknya dengan batas waktu 14 hari.

"Kalau tidak diambil selama batas waktu, nanti APK itu akan dimusnahkan," ujarnya.

Baca: Bawaslu Sleman Beri Waktu Hingga 16 April Bagi Peserta Pemilu Untuk Tertibkan APK

Setelah menertibkan di Depok dan Gamping, pada hari ke dua penertiban dilakukan di Mlati dan Ngaglik.

Dan hari ketiga Godean, Seyegan, Sleman, Prambanan, Kalasan dan Berbah.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Sleman M Abdul Karim Mustofa mengatakan pada hari pertama ini fokus penertiban adalah APK yang terpasang di billboard.

Sebanyak 154 APK berhasil ditertibkan, namun tenyata jumlah tersebut lebih banyak dari yang direkomendasikan oleh Panwascam yang hanya 51 APK.

Halaman
123
Penulis: nto
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved