Sleman

Kukuhkan SMPN 4 Pakem, Sleman Miliki 61 Sekolah Siaga Bencana

SPAB merupakan komitmen dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dalam mengedukasi kesiapsiagaan bencana sejak usia dini.

Kukuhkan SMPN 4 Pakem, Sleman Miliki 61 Sekolah Siaga Bencana
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Simulasi bencana yang dilakukan di SMPN 4 Pakem dalam acara Pengukuhan Sekolah Siaga Bencana (SSB), Jumat (12/04/2019) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Jumat (12/04/2019) pagi ini, Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun mengunjungi SMP Negeri 4 Pakem.

Ia hadir untuk meresmikan sekolah tersebut sebagai Sekolah Siaga Bencana (SSB).

Pengukuhan SMPN 4 Pakem ini menambah jumlah sekolah sebagai Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) atau SSB.

"SMPN 4 Pakem menjadi sekolah ke-61 yang kami kukuhkan sebagai SSB," ujar Muslimatun.

Baca: SDN Rejodani Dikukuhkan Sebagai Sekolah Siaga Bencana

Menurut Muslimatun, SPAB merupakan komitmen dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dalam mengedukasi kesiapsiagaan bencana sejak usia dini.

Sebab wilayah Sleman memiliki sejumlah potensi bencana, seperti erupsi Gunung Merapi, gempa bumi, angin puting beliung, banjir, dan sebagainya.

Kepala BPBD Sleman Joko Supriyanto yang juga hadir dalam acara pengukuhan mengatakan setidaknya tercatat ada 46 kejadian angin kencang, 19 kejadian longsor, 6 kejadian banjir, 8 kejadian petir.

"Itu selama Maret 2019, karena itu pembinaan dan pelatihan kesiapsiagaan menghadapi bencana harus dilakukan sejak dini," jelas Joko.

Baca: Pemkab Sleman Targetkan ada 63 Sekolah Siaga Bencana di 2019

Pemkab Sleman menargetkan ada 63 SSB serta 53 Desa Tangguh Bencana.

Target tersebut diupayakan tercapai pada 2019 ini. Saat ini 45 desa sudah dikukuhkan sebagai Tanggap Bencana.

Pengukuhan SSB hari ini juga diikuti dengan penandatanganan kerjasama sekolah terdampak (SMPN 4 Pakem) dengan UII sebagai penyangga.

Kerjasama ini disebut sebagai sister school.

"Jadi ketika terjadi bencana, sekolah terdampak dapat dievakuasi. Proses belajar bisa dilakukan di UII," papar Joko.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved